Aksi Vandalisme Dilakukan Mirip Klitih

YOGYA, KRJOGJA.com – Hanya dalam waktu satu hari pelaku vandalisme di Pura Pakualaman berhasil diketahui. Pelakunya dua orang oknum pelajar salah satu SMP swasta dan seorang oknum pelajar SMA dari yayasan yang sama.

"Kami melakukan mediasi di Bangsal Danawara, pelaku didampingi oleh orangtua masing-masing serta. guru tempat mereka sekolah," jelas Pengageng Pura Pakualaman KPH Kusumo Parastho, Selasa (19/12/2017).

Menurut Kusumo Parastho mereka membuat surat pernyataan permohonan maaf kepada KGPAA Paku Alam X,  berjanji tidak akan mengulangi dan bersedia menghapus coretan mereka. Mereka didampingi orangtuanya karena pelaku masih di bawah umur.

Berhasil diketahuinya para pelaku merupakan hasil penyelidikan dari pihak Pakualaman. Sejak awal sudah bisa terlacak dari nama geng yang mereka tulis. Kemudian pihak Pakualaman mendatangi sekolah mereka, dan atas bantuan gurunya pelaku berhasil diketahui dan mengakui perbuatannya.

Tetapi dari ketiga pelaku itu seorang di antaranya sedang berada di Thailand. Meskipun begitu orangtuanya ikut datang dalam mediasi tersebut. Besok apabila sudah pulang dari Thailand seorang pelaku itu akan datang ke Pura Pakualaman untuk meminta maaf dan membuat surat pernyataan.

Kusumo Parastho tidak hafal nama-nama mereka. Msnurutnya pelaku diketahui tinggal tidak jauh dari Pura Pakualaman. Orangtua mereka terkejut mengetahui anaknya berbuat seperti itu.

"Mereka melakukannya Senin pukul 02.00 pagi. Pamitnya kepada orangtuanya mau mencari makan. Jadi seperti klitih" tutur Kusumo Parastho. Setelah mediasi menurut Kusumo Parastho mereka langsung membersihkannya.

Dari pengalaman tersebut pelaku vandalisme berhasil diketahui hanya dalam waktu satu hari,  menurut Kusumo Parastho seharusnya vandalisme dii tempat lain juga bisa cepat diketahui pelakunya. Terkait dengan vandalisme menurut Kusumo Parastho mungkin perlu ada peraturan daerah untuk antisipasi. (War)

BERITA REKOMENDASI