Aktivis Kampus Soroti Kebijakan Rugikan Petani

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Sekolah Bersama (Sekber) Yogyakarta melakukan aksi unjukrasa di halaman DPRD DIY, Senin (26/09/2016). Mereka menyoroti kebijakan pemerintah yang dinilai tak memihak para petani kecil di Indonesia.

Koordinator aksi, Adji mengatakan mahasiswa sengaja menggelar unjukrasa damai di DPRD DIY untuk mengingatkan pemerintah bahwa petani membutuhkan lahan produktif untuk bisa menghasilkan pangan. Sekber beranggapan selama ini negara kurang berpihak pada petani dengan mengubah lahan produktif menjadi infrastruktur lain.

"Salah satu contohnya jelas di Kulonprogo di mana lahan produktif akan berubah sebentar lagi, kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah untuk para petani dan kesejahteraan pangan. Lahan semakin sedikit maka impor lagi karena sumber pangan kita tak cukup," ungkapnya.

Sekber beranggapan masih banyaknya konflik agraria di Indonesia dalam waktu tiga tahun terakhir membuktikan belum berjalannya Undang-Undang Pokok Agraria tahun 1960 yang kini diperingati sebagai Hari Tani Nasional. "Kami harapkan pemerintah  dan dewan laksanakan reformasi agraria agar kepentingan petani kecil dan buruh tani tak bertanah bisa terakomodasi," imbuhnya.

Dalam aksi damai tersebut, mahasiswa juga melakukan aksi teatrikal berupa penanaman bibit pangan lokal di halaman DPRD DIY. Mereka membawa caping lengkap dengan cangkul layaknya petani yang akan berangkat ke ladangnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI