Alasan Sultan HB X Ajak Elit di Indonesia Nonton Wayang di Balik Kelir

YOGYA, KRJogja.com – Sri Sultan HB X mengajak elit di Indonesia untuk menonton wayang dari balik kelir. Tujuannya agar lebih peka menangkap apakah yang ditonton sebuah ujaran dan ajaran kitab kehidupan, ataukah sampah belaka.

Hal tersebut dikemukakan Raja Keraton Yogyakarta Sultan HB X yang juga Gubernur DIY saat menyampaikan Catatan Penguatan Nilai-nilai Kebangsaan Guna Merajut Keindonesiaan. Ajakan tersebut diungkapkan saat membuka  Sarasehan Kebangsaan Gerakan Suluh Kebangsaan di Bale Raos, Rabu (9/1/2019).

“Sekali waktu marilah kita ajak para elit menonton wayang dari balik kelir, agar bisa meresapi makna pesan “lambang minangka wulang” dari simbolisasi bayangannya.

Dikatakan Sultan kalau diajak menonton di depan kelir, konsentrasi bisa terpecah gara-gara desah nafas pedangdutnya atau sibuk ketawa terus menerus oleh pelawaknya. Namun, sepulang nonton yang tinggal hanyalah hati yang sepi kembali. Karena berhadapan pada pahitnya kehidupan nyata, tanpa mendapatkan inspirasi untuk mencari solusi.

Sultan mengatakan ajakan untuk menonton wayang dari balik kelir dalam konteks pementasan politik nasional saat ini, misalnya dalam debat-kampanye, masyarakat seperti tidak mendengar “suluk” ki dalang.

Dari awal hingga akhir pertunjukan, semua terjebak dalam greget sahut atau perang pernyataan. Kondisi yang terjadi perang pernyataan, pendapat satu ditimpa yang lain, tetapi tidak menyentuh  makna yang substansial. “Semuanya terlena dalam pro-kontra, tetapi lupa agenda nasional yang mendesak,” katanya.

Gerakan Suluh Kebangsaan sendiri merupakan gerakan yang diketuai Prof Mahfud MD sebagai bentuk kepedulian untuk menjaga keutuhan NKRI. Suluh Kebangsaan akan melakukan roadshow ke berbagai daerah untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan. (Apw)

BERITA REKOMENDASI