Alhamdulillah..Izin Turun, Bisnis Wedding Mulai Bergairah

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Meski ada kemungkinan tanggap darurat Covid-19 diperpanjang lagi, bulan Agustus mendatang event pernikahan/wedding semakin marak. Kebijakan yang memberi izin acara wedding memberi semangat bergairahnya kembali bisnis jasa penyelenggaraan acara pernikahan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Job MC di hari Sabtu dan Minggu selama Agustus sudah full. Tamu yang dizinkan maksimal 50 persen dari kapasitas gedung. Saat ini pemangku hajat sudah sadar diri rata-rata di gedung maksimal 200-an tamu,” ucap Ketua Paguyuban Panatacara Yogyakarta (PPY) Ki Abeje Janoko kepada KR, Selasa (28/7).

Ki Abeje yang juga Ketua Gabungan Penyelenggara Pernikahan Yogyakarta (Gappy) ini, menyebutkan, sebelumnya simulasi pernikahan masa AKB telah dilaksanakan dengan kolaborasi 8 paguyuban dari Ikappesty (Ikatan Pengusaha Pesta Tradisional Yogyakarta), PPJI (Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia), Aspedi DIY (Dekorasi), Harpi Melati (Rias Pengantin), JWP (Photography), Tiara Kusuma (MUA dan Kecantikan), Benges Community (MUA) serta PPY (Paguyuban Panatacara Yogyakarta) dengan rangkaian acara dari pasrah tampi, akad nikah, panggih dan resepsi di Gedung Sportorium UMY pertengahan Juli lalu.

“Simulasi memberi gambaran, penyelenggara pernikahan memberi informasi kepada calon pengantin untuk tidak takut melaksanakan pernikahan karena aman dengan standar protokol kesehatan,” tegas Ki Abeje.

BERITA REKOMENDASI