Alokasi Anggaran Revitalisasi Tahap Akhir Pedestrian Sudirman Rp 20 M

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pihak ketiga pelaksana pekerjaan revitalisasi jalur pedestrian Jalan Sudirman tahap akhir berhasil ditentukan melalui proses lelang. Durasi pekerjaan fisik di ruas Galeria hingga Gramedia itu pun hanya dibatasi 150 hari.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogya Hari Setyawacana, menjelaskan pekan ini koordinasi dengan pihak ketiga sudah mulai dilakukan. “Batas waktu 150 hari itu sesuai dengan kontrak. Sehingga akhir tahun harus sudah bisa diselesaikan,” jelasnya.

Kebutuhan anggaran untuk pekerjaan revitalisasi jalur pedestrian tersebut sepenuhnya dari Dana Keistimewaan. Alokasinya merupakan yang tertinggi dibanding proyek fisik lainnya yang akan dikerjakan tahun ini, yakni mencapai Rp 20 miliar.

Hari menyampaikan, koordinasi dengan pihak ketiga akan membahas mengenai tahapan-tahapan pekerjaan fisik yang akan dilakukan. Termasuk upaya untuk memastikan agar seluruh pekerjaan revitalisasi dapat diselesaikan sesuai waktu yang diberikan.

“Jika dirasa seluruh persiapannya sudah matang, maka bisa langsung dilakukan pekerjaan fisik di lapangan atau bisa saja dimulai awal Agustus,” tandasnya.

Salah satu titik krusial dalam pekerjaan revitalisasi tersebut ialah ducting untuk kabel fiber optik dan listrik. Sehingga perlu ada koordinasi dengan PT PLN maupun pihak lain yang terlibat. Pembangunan ducting kabel fiber optik dimulai dari simpang Galeria hingga Gramedia, dan ducting kabel listrik di simpang Gramedia.

Sedangkan untuk trotoar akan dilakukan penataan taman. Taman tidak lagi dibuat dengan pembatas tetapi dilakukan perubahan agar pedestrian tampak lebih lapang dan nyaman bagi pejalan kaki. Oleh karena itu lebar taman yang ada sekarang dimungkinkan akan dikecilkan sehingga ruang untuk pejalan kaki menjadi lebih luas.

Sementara lebar trotoar tetap sesuai dengan kondisi saat ini atau tidak ada perluasan. Sejumlah pohon perindang berukuran besar yang ada di sepanjang pedestrian juga tidak akan ditebang tetapi dirapikan.

“Pekerjaan dimungkinkan diawali dari pedestrian di sisi utara terlebih dulu karena ini juga berkaitan dengan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang ada di pedestrian tersebut,” terang Hari. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI