Alumni SDK Kumendaman Gelar Baksos

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJogja.Com – Alumni Sekolah Dasar Kanisius (SDK) Kumendaman Yogyakarta, dalam kurun waktu sepekan melakukan bakti sosial (baksos) berupa anjangsana ke beberapa guru, sebagian alumni yang menderita sakit, dan ziarah ke makam guru. Bakti sosial merupakan rangkaian kegiatan sebelum digelar Reuni Akbar SDK Kumendaman Angkatan 1975, 1976, dan 1977. Reuni akbar digelar hari ini, Minggu (03/07/2022) di Kopi nJongke, Sleman, dihadiri 120 undangan dari berbagai kota.

Wakil Ketua Reuni Akbar SDK Kumendaman, Hartoko didampingi Sekretaris RM Ananto Widagdo kepada KRJogja.Com, Sabtu (02/07/2022) menyampaikan pihaknya bekerja ekstra keras untuk bisa menghadirkan lulusan SDK Kumendaman agar dalam acara ngumpulke balung pisah dengan motto kanca cilik saklawase, namun demikian, sebelum sampai pada puncak acara reuni, terlebih dahulu dilakukan bakti sosial. Diawali dengan berkunjung ke kediaman mantan guru SDK Kumendaman, diantaranya Theresia Sundari, YR Suyadi, dan R Arsusanto. “Kami juga uluk salam

kepada Kepala Sekolah SDK Kumendaman saat ini, Niken SPd dengan harapan beliau berkenan hadir dalam acara reuni,” jelas Hartoko.

Selanjutnya pada Selasa (28/06/2022) panitia reuni berkunjung ke kediaman Teguh Irianto di Jalan Piyungan, dengan tujuan ngaruhke

kondisi kesehatan yang bersangkutan yang dalam waktu belakangan ini membutuhkan perawatan intensif. Hal sama juga dilakukan terhadap Sri Nuntarum yang tinggal di Banguntapan, Bantul, dimana yang bersangkutan perlu mendapatkan perhatian dari rekan-rekan yang dulu sama-sama menempuh pendidikan di SDK Kumendaman.

“Dengan niat untuk saling bisa mengetahui kondisi terkini dari rekan-rekan yang sudah ‘berpisah’ selama 47 tahun, persahabatan dan persauadaran diantara kami bisa terajut kembali,” tandas Hartoko.

Ditambahkan, dirinya dan rekan-rekan juga melakukan ziarah di Pemakaman Gunung Sempu Kasihan, Bantul dimana salah satu guru sekaligus Kepala Sekolah di era tahun 1970-an (FX S Hartono BA) disemayamkan. Hartoko menjelaskan, kehadiran rekan-rekan berziarag di Pemakaman Gunung Sempu dimaksudkan untuk mengingat-ingat bahwa salah satu guru yang pernah memberikan dasar-dasar kepribadian dan keilmuan disemayamkan di Pemakaman Gunung Sempu. “Aja lali marang wong kang tau nudhuhke dalan kepinteran,” ujar Hartoko.

Hartoko berharap dalam acara Reuni Akbar Angkatan 1975, 1976, dan 1977 bisa menjadi pintu pembuka tersambungnya persaudaraan diantara rekan-rekan alumni SDK Kumendaman. Reuni akbar harus bisa menjadi sarana mempertemukan kembali rekan-rekan yang cukup lama terpisah, karena mengemban tugas masing-masing dalam kehidupan sehari-hari. Para alumni SDK Kumendaman saat ini tersebar di sejumlah kota, Semarang, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan luar Jawa. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI