Aman dan Produkti, BSN Tetapkan SNI ISO/PAS 45005

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebagai bentuk dukungan dalam memutus penyebaran Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan SNI ISO/PAS 45005 : 2020 Manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) – Pedoman umum K3 untuk bekerja selama pandemi Covid-19.

“Standar ini disusun oleh Komite Teknis 13-01 Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan BSN sebagai sekretariat Komite Teknis. Standar ini telah dibahas dalam rapat konsensus secara virtual pada tanggal 28 Januari 2021 yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan (stakeholder) terkait. Meliputi perwakilan dari produsen, konsumen, pakar dan pemerintah, serta perwakilan dari lembaga penguji, asosiasi, perguruan tinggi, pakar serta instansi terkait,” kata ‎Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kerjasama dan Layanan Informasi BSN, Zul Amri dalam keterangan persnya yang diterima KRJOGJA.com, Sabtu (19/06/2021).

Zul Amri mengatakan,‎ SNI ISO/PAS 45005:2020 memberikan pedoman bagi organisasi tentang cara mengelola risiko yang timbul dari Covid-19 untuk melindungi kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan terkait pekerjaan. Standar ini berlaku untuk organisasi dari semua ukuran dan sektor. Termasuk yang telah beroperasi selama pandemi, sedang melanjutkan atau berencana untuk melanjutkan operasi.

Setelah penutupan penuh atau sebagian menempati kembali tempat kerja yang telah ditutup sepenuhnya atau sebagianm. Serta baru dan berencana beroperasi untuk pertama kalinya.

Namun demikian, tambah Zul, standar ini tidak dimaksudkan untuk memberikan panduan tentang bagaimana mengimplementasikan protokol pengendalian infeksi tertentu dalam pengaturan klinis, perawatan kesehatan dan lainnya. Selanjutnya, SNI ISO/PAS 45005:2020 juga memberikan panduan yang berkaitan dengan perlindungan semua jenis pekerja.

Misalnya pekerja yang dipekerjakan oleh organisasi, pekerja dari penyedia eksternal, kontraktor, wiraswasta, pekerja outsourcing, pekerja yang lebih tua,pekerja dengan disabilitas dan first responder), dan pihak berkepentingan terkait lainnya.

“Dukungan untuk pemulihan ekonomi nasional juga dilakukan pada waktu mendatang melalui expo produk ber-SNI. Rencana BSN akan mengadakan kembali Indonesia Quality Expo ke-9 pada awal November,”ungkapnya. ‎

Menurut Zul, Pandemi Covid-19 sebenarnya mengingatkan satu hal penting bahwa manusia menghendaki hidup nyaman, dan sehat dalam lingkungan yang bersih dan teratur. Harapan hidup seperti itu bisa terwujud salah satunya dengan standardisasi.

“Standardisasi sejatinya mengajarkan manusia untuk hidup teratur, sehat, aman, nyaman. Tentunya dengan tetap peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup. Dalam wujud kehidupan sehari-hari, misalnya menggunakan atau mengkonsumsi produk yang terstandardisasi dan terjamin kualitasnya. Baik dari sisi mutu dan keamanan, meningkatkan keyakinan akan keselamatan diri,” ucap Zul. (Ria)

BERITA REKOMENDASI