Anak-anak Perlu Paham Mitigasi Bencana

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Puluhan anak usia 8-12 tahun mengikuti kegiatan belajar dan mengenali kesiapsiagaan bencana. Kegiatan ini bertepatan dengan hari kesiapsiagaan bencana nasional, Selasa (26/04/2022) di aula Kelurahan Demangan Gondokusuman Yogya. Pada kegiatan tersebut mereka mendapatkan pengenalan mitigasi bencana sedini mungkin dengan metode bermain dan penjelasan sederhana yang mampu ditangkap anak-anak.

Staf Bidang Informasi dan Komunikasi Yayasan SHEEP Indonesia (YSI) Nathanael Prasetya Adi yang menggagas kegiatan ini, Rabu (27/04/2022) menjelaskan, anak-anak menjadi bagian kelompok yang rentan dan berisiko tinggi, sehingga layak menjadi subjek edukasi. Meski begitu, anak-anak juga mempunyai kapasitas atau potensi untuk terlibat dalam pengurangan risiko bencana.

Lurah Demangan Sunu Sarihusada saat memberikan pengantar kegiatan sangat mendukung dan mengaapresiasi diadakannya kegiatan tersebut. Ia menilai, anak-anak perlu mendapatkan pemahaman tentang kesiapsiagaan bencana.

Hasil dari kegiatan itu, anak-anak sangat antusias. Selama pandemi belum pernah dilakukan dan mereka banyak berdiam di rumah. Dari kegiatan itu, terlihat mereka seolah-olah lepas berelasi dengan anak lain dan belajar sambil bermain. Hal positif juga muncul dari orang tua mereka dan perangkat RT/RW yang hadir mengikuti kegiatan itu.

Menurut Nathanael Prasetyo Adi, belajar, mengenali dan bermain tentang kebencanan menjadi hal baru bagi anak-anak di Kelurahan Demangan. Apalagi membahas tentang pemahaman dan risiko bencana. Bahkan, saat sesi anak-anak diajak mengetahui apa itu tas siaga bencana, pengetahuan dan istilah bencana serta hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat bencana juga cukup menarik diikuti.

Mereka berlomba memilih dan mengisi barang apa saja yang harus disiapkan ketika terjadi bencana. Berbagai metode dapat dilakukan untuk membuat anak-anak ini mengenali risiko dan pemahaman tentang bencana. Apa yang dilakukan anak-anak ini diharapkan dapat dilanjutkan dan dikembangkan di wilayah Demangan setelah di akhir kegiatan.

Lurah Sunu Sarihusada berterimakasih atas kegiatan yang diselenggarakan YSI ini. Ia menyampaikan, keberadaan YSI di wilayah Kelurahan Demangan diharapkan tidak hanya secara fisik bangunan saja, namun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarya. Kegiatan semacam ini diharapkan berkelanjutan dan YSI bisa bersinergi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Kelurahan Demangan. (Obi)

BERITA REKOMENDASI