Anak-anak Yogya Inisiasi Aplikasi ‘Gaetlokal’

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Masa ‘New Normal’ mulai disambut pegiat pariwisata di DIY yang praktis sudah sejak tiga bulan terakhir tak banyak bergerak. Anak-anak muda di Yogya pun berkreasi membuat sebuah aplikasi bertajuk ‘Gaetlokal’ yang dibuat untuk menjembatani kebutuhan wisatawan dan para guide.

CEO Gaetlokal, Richard Reynaldo menceritakan aplikasi ini sebenarnya sudah digarap sebelum adanya pandemi Covid dan mulai bergeliat. Banyak guide lokal dari wilayah DIY dan sekitarnya yang mulai mendaftar masuk dalam aplikasi yang dibuat secara gotong-royong ini.

“Namun karena pandemi yang tidak diinginkan semua orang ini, kita tidak bisa bergerak dan baru mulai mengenalkan ke masyarakat luas menjelang era normal baru. Selama pandemi ini kami memaksimalkan pengembangan dan bersiap menyambut wisatawan kedepan,” ungkapnya ketika berbincang, Jumat (03/07/2020).

Aplikasi Gaetlokal ini memungkinkan wisatawan untuk memilih kegiatan berwisata secara personal. Guide yang ada pun dipastikan memiliki kualifikasi masing-masing dan dapat disesuaikan dengan keinginan wisatawan.

“Ini yang membedakan Gaetlokal, yakni guide punya minat masing-masing ada yang sejarah, kuliner, teman jalan-jalan di kota dengan kemampuan bahasa asing, petualangan, olahraga, atau dengan paket-paket banyak lagi lainnya. Siapapun bisa mendaftar jadi guide. Di sisi lain, wisatawan bisa memilih, mana yang cocok untuk dia dan tentu yang sesuai dengan budgetnya,” ungkapnya lagi.

Siapa saja yang berminat menurut Richard bisa ikut bergabung baik sebagai guide maupun traveler. Nantinya akan diadakan pelatihan gratis untuk mereka termasuk memastikan kesehatan agar wisatawan aman dalam melaksanakan kegiatan berwisata.

“Kami ingin memberikan pengalaman baru menikmati wisata, tapi sekaligus juga memastikan keamanan dan kenyamanan. Harapannya, aplikasi ini bisa memperkenalkan secara utuh potensi-potensi wisata lokal di berbagai daerah Indonesia. Orang-orang lokal jauh lebih tahu dan harapannya kita maksimalkan. Sekarang dimulai dari DIY dan nanti harapannya bisa berkembang ke seluruh Indonesia,” pungkas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI