Anggun Cantikka Totalitas dalam Dangdut

Editor: Ivan Aditya

PARAS cantik dan suaranya yang khas membuat penyanyi satu ini mudah dikenali para pecinta dangdut. Aksi totalnya di atas panggung ditambah bodi seksi yang dimiliki membuat penampilannya selalu dinanti. Bagi biduan ini musik dangdut sudah menyatu dalam diri dan menjadi bagian dari hidup.

Terlahir dari keluarga pemusik dangdut, membuat Anggun Cantikka tak bisa lepas dari genre musik asli tanah air tersebut. Walau belakangan dangdut telah menjelma dalam berbagai aliran, namun baginya musik ini tetap enak untuk dinikmati. Apalagi jika alunan musik diiringi dengan goyangan, pasti siapa saja bakal tak bisa menolak.

Putri pasangan Umar Faruk dan Ratna ini mengaku sudah sejak kecil jatuh cinta dengan dangdut. Saat kakaknya yang juga seorang penyanyi dangdut manggung, Anggun Cantikka tak ketinggalan selalu diajak. Bahkan tak jarang ia juga ikut pamer kebolehan di atas pangung menunjukkan kualitas vocalnya kala itu.

“Kalau senangnya dengan dangdut sih sudah sejak dari kecil, saat sekolah dasar (SD). Namun untuk ‘real job’ baru kira-kira usia 12 tahun. Dulu sering diajak kakak manggung,” ungkap gadis cantik berambut panjang ini kepada KRJOGJA.com.

Anggun Cantikka buka-bukaan, saat pertama manggung dulu sekitar tahun 2012 ia hanya diberi bayaran Rp 50 ribu. Padahal dalam satu pementasan, pedangdut asli Magelang Jawa Tengah (Jateng) ini setidaknya harus membawakan empat hingga lima lagu.

Namun bagi anak bontot dari dua bersaudara ini uang segitu tak sebanding dengan pengalaman yang bakal diperolehnya. Baginya kesempatan serta kepercayaan diri yang didapat merupakan investasi yang nanti bakal melambungkan namanya.

Berawal dari panggung ke panggung itulah Anggun Cantikka mulai banyak dikenal. Para penonton pun rela berdesakan untuk dapat menyaksikan aksi penyanyi berkulit putih langsat ini menggoyang panggung dangdut.

Kini Anggun Cantikka tak pernah sepi dari jadwal manggung. Kalau mau dituruti, dalam satu bulan gadis yang kini tinggal di Magersari Magelang ini bisa full mengisi acara menyemarakkan panggung dangdut.

“Kalau pas ramai 'job' dalam sebulan bisa 'full'. Tapi sekarang saya batasi, maksimal seminggu itu empat sampai lima kali saja untuk manggung,” ungkap belia kelahiran 21 April 1997 tersebut.

Ada pengalaman lucu yang pernah dialami gadis berzodiak Taurus ini. Saat manggung di Karanganyar Jateng pernah ada penonton yang saat ia tampil lalu pura-pura pingsan karena berdesakan. Penonton pria tersebut kemudian dibawa ke tenda kesehatan untuk mendapat pertolongan pertama.

Saat Anggun Cantikka menyelesaikan lagunya dan hendak memasuki ke tenda penyanyi di belakang panggung yang berdekatan dengan ruang kesehatan, tiba-tiba pria tersebut menghampirinya dan mengajaknya berfoto. Rupanya itulah trik yang dilakukan salah seorang penggemar untuk bisa dekat dan mengabadikan momen dengan sang idola.

“Saya kaget, kelihatannya orang ini tadi yang pingsan di depan panggung kok tahu-tahu sudah sadar dan ngajakin foto. Tapi tidak apalah, namanya juga penggemar. Kita ada kan juga karena mereka,” ujarnya dara cantik yang mengaku belum memiliki pacar ini.

Bukannya sombong, kalau pentas dangdut di wilayah Magelang maupun Yogyakarta itu sudah jadi bagian dari rutinitas manggung Anggun Cantikka. Bahkan pementasan di luar daerah seperti Karawang, Bandung hingga ibukota Jakarta pernah dilakukan oleh penghobi traveling ini.

Sebagai seorang penyanyi dangdut, selain vocal Anggun Cantikka juga sadar jika keelokan tubuh menjadi bagian dari modal utamanya. Agar tubuh tetap sintal dan timbangan berat badan terjaga pada angka 55 kg, ia tak lupa selalu giat berolahraga. Tak perlu olahraga yang berat-berat, rutin berjalan dan senam itu sudah cukup baginya untuk membakar kalori dalam tubuh.

“Paling sih ya olahraga ringan atau senam yang semua itu bisa dilakukan di rumah. Penting lagi yang harus dijaga keseimbangannya pola makan, pola tidur den menjaga pikiran,” kata Anggun Cantikka memberikan tips kesehatan.

Disela rutinitasnya manggung, Anggun Cantikka sering mengisi waktu luangnya dengan bekerja sebagai sales promotion girl (SPG). Ia juga tak segan-segan turun tangan langsung membantu orangtuanya yang menggeluti bisnis kuliner.

Ditengah banyaknya penyanyi pendatang baru dengan ditambah maraknya kontes audisi pencarian bakat yang oleh sebagian orang dianggap instan, hal itu tak menghalangi Anggun Cantikka untuk tetap berada pada jalur musik dangdut. Dangdut menurutnya tak hanya sekedar lantunan irama, namun jauh di sana juga terdapat suatu panggilan jiwa untuk selalu membuatnya tetap ada di tengah masyarakat.

“Inginnya sih ya semakin baik kedepannya, tetap bersaing sehat bagi para pelaku yang menggelutinya. Dengan ini dangdut akan tetap eksis dan tak tergusur oleh musik lain,” pungkasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI