Angin Monsoon Australia Picu Suhu Dingin di Yogya

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Dalam beberapa hari ini suhu udara di wilayah Yogya dan sekitarnya cenderung dingin. Suhu dingin terutama saat malam hari terebut menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dipicu adanya Angin Monsoon Australia. Kendati demikian suhu ini belum tergolong ekstrim, karena hal tersebut biasa terjadi saat musim kemarau.

"Suhu udara dingin yang akhir-akhir ini dirasakan oleh masyarakat DIY, karena adanya aliran angin monsoon Australia. Padahal saat ini Australia sedang memasuki musim dingin sehingga sifat anginnya menjadi cukup dingin. Dampaknya pada malam hari suhu udara di DIY cenderung dingin (suhu minimum 22 sampai 24 derajat Celsius," terang Koordinator Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Djoko Budiono kepada KRjogja.com, Jumat (05/08/2016).

Angin monsoon Australia tersebut, umumnya terjadi pada periode musim kemarau. Biasanya pada periode tersebut suhu udara pada siang hari terasa cukup panas, sementara pada malam hari cenderung dingin. "Musim kemarau yang cenderung basah, menjadikan cuaca sering berubah,” ungkapnya. (Ria)

BERITA REKOMENDASI