Angkat Wisata dengan Disiplin Prokes

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJogja.com – Kunjungan wisata ke Yogya meningkat signifikan selama long weekend pekan lalu. Namun belum semua industri/jasa wisata merasakan dampaknya yaitu sektor transport (Organda), biro perjalanan wisata (Asita) pramuwisata (HPI), fasilitator outbond (Aeli). Juga perlu ketegasan dalam penerapan SOP Covid-19 untuk pariwisata untuk jaminan aman dan nyaman di masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Pemda harus memastikan seluruh penyelenggara usaha dan masyarakat bisa mengimplementasikan SOP dan menjadi kepanjangan tangan pemerintah untuk bisa mentertibkan wisatawan yang datang ke jogja yang sebagian tidak well knowledge dengan SOP untuk disiplin,” jelas Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY Bobby Ardyanto Setyo Ajie kepada KR, Selasa (3/11) sore.

Bobby optimis dengan disiplin mengimplementasikan SOP & protokoler kesehatan, pariwisata di Yogya cepat bangkit kembali. “Industri pariwisata harus mampu menciptakan Yogya yang aman dan nyaman, dengan disiplin SOP,” ujarnya.

Lebih lanjut Bobby menegaskan perlu adanya sistem “pemaksaan“ untuk menggunakan reservasi Visiting Jogja agar bisa lebih signifikan perkembangan data based pariwisata kita kedepan. “Karena belum ada 50 persen wisatawan menggunakan aplikasi tapi masih manual,” jelasnya

BERITA REKOMENDASI