Anis Matta Berkomitmen Bangun Industri Kreatif jadi Pilar Ekonomi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Perhatian pemerintah terhadap industri kreatif dirasa masih kurang. Hal ini bisa dilihat dari porsi anggaran yang banyak terserap bukan dalam sektor ini, melainkan pada infrastruktur. Padahal mayoritas penduduk Indonesia bergerak dalam bidang usaha kecil dan menengah, dimana dasarnya dari indistri kreatif.

Hal ini ditegaskan Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta saat mengunjungi beberapa tempat industri kreatif di Yogya, Sabtu (14/11/2021). Menurutnya bangsa ini perlu suatu gerakan bersama agar sektor industri keratif ini bisa bangkit dan mengangkat kesejahteraan rakyat.

“Saya kira kita perlu terobosan baru untuk memberdayakan industri. Ini akan menjadikan industri keratif menjadi salah satu pilar ekonomi Indonesia,” tegas Anis Matta.

Ia mengungkapkan kunjungannya ke beberapa daerah sengaja dilakukan untuk mengetahui secara langsung kehidupan para pelaku industri kecil di tanah air. Berbagai masukan maupun keluhan akan ia tampung untuk nantinya dirumuskan guna memberdayakan ekonomi masyarakat.

Anis Matta menambahkan salah satu cita-cita Partai Gelora Indonesia yakni membangun ekonomi negeri ini menjadi kekuatan 5 besar dunia. Hal itu menurtnya dapat tercapai dengan menggalang kekuatan perekonomian yang kuat di tengah masyarakat.

“Ekonomi kreatif bisa menjadi alternatif pengembangan perekonomian Indonesia. Ini lebih berpotensi sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Saat ditanya soal pencapresan, Anis Matta menyatakan saat ini belum memikirkan hal tersebut. Ia mengaku lebih fokus untuk membangun Partai Gelora Indonesia dan mengembangkan perekonomian masyarakat.

“Saya kira krisis yang kita hadapi saat ini merupakan krisis berlarut yang penuh dengan ketidakpastian. Jadi setiap kita perlu siap-siap akan hal-hal yang tidak terduga, karena itu kita fokus dulu ke sini (mengembangkan perekonomian masyarakat),” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini Anis Matta menegaskan tak ada perpindahan besar-besar kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke Partai Gelora Indonesia besutannya. Seperti diketahui Anis Matta sebelumnya bernaung di PKS yang telah membesarkan namanya dan sejak tahun 2019 ia bersama politisi Fahri Hamzah ia membentuk Partai Gelora Indonesia.

“Sedikit sekali sebenarnya (dari PPKS), kurang dari 5 presen. Sekarang lebih dari 60 persen kader kami pendidikannya SD sampai SMA, ini artinya postur demografi rakyat Indonesia secara relatif terwakili di postur keanggotaan Partai Gelora Indonesia,” jelas Anis Matta. (Van)

BERITA REKOMENDASI