Antisipasi Corona, Kegiatan Nonfisik TMMD Dibatalkan

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Kegiatan nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0734/Kota Yogya dibatalkan. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus korona. Sedangkan untuk kegiatan fisik sudah 100 persen sesuai target.

Dandim 0734/Kota Yogya Kolonel Arh Zaenudin SH MHum menjelaskan, dalam program TMMD ini, sebenarnya ada kegiatan nonfisik seperti sosialisasi pekat, menangkal fanatisme agama, bela negara dan penyuluhan KDRT. Namun semua kegiatan nonfisik dibatalkan.

“Kegiatan nonfisik melibatkan banyak orang. Karena sekarang ini sedang pandemi Covid- 19, kegiatan fisik dibatalkan. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus korona,” jelas Zaenudin dalam acara serah terima dan penutupan kegiatan TMMD, Selasa (14/4) di aula Makodim Kota Yogya.

Menurutnya, TMMD ini dilaksanakan selama 30 hari mulai 16 Maret hingga 14 April 2020 di Pandeyan Jetis. Dalam TMMD ini juga melaksanakan kegiatan fisik yaitu pembangunan talud di Sungai Winongo, rehab 10 rumah tak layak huni, rehab balai RW dan rehab MCK.

“Untuk kegiatan fisik bisa 100 persen selesai. Kegiatan TMMD ini untuk menciptakan komunikasi yang harmonis antara TNI/polri, pemda dan masyarakat. Selain itu juga menunjang terwujudnya kemanunggalan TNI dan rakyat di Kota Yogya,” terangnya.

Sedangkan Walikota Yogya Haryadi Suyuti mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga hasil kegiatan fisik TMMD. Program TMMD ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Kota Yogya.

“Masih banyak masyarakat Kota Yogya yang hidupnya memperhatinkan. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan taraf hidupnya. Selain itu juga menanamkan kemanunggalan TNI-rakyat,” ujarnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI