Antisipasi Kemacetan, Jalan Abu Bakar Ali Dipasang Pembatas Permanen

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Kamis (22/2/2018) para pekerja tampak melakukan pemasangan pembatas jalan permanen di kawasan Jalan Abu Bakar Ali tepatnya di depan Puskat hingga Monumen Senapati. Pengguna jalan mulai kini harus mengambil jalan memutar di Stadion Kridosono untuk mengarah ke Jalan Mataram ataupun Jalan Malioboro. 

Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Lalu-Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Hary Purwanto mengatakan pembatas sementara atau water barrier mulai dilepas sejak Rabu (21/2/2018) kemarin untuk kemudian dipasang pembatas permanen dari semen. Langkah tersebut menurut dia diambil lantaran hasil evaluasi kepadatan lalu-lintas terutama menuju pusat kota Malioboro yang mengharuskan institusi terkait menerapkan rekayasa. 

“Kita melihat kepadatan lalu-lintas yang semakin bertambah khususnya yang mengarah ke pusat kota, Malioboro. Total kita pasang pembatas permanen sekitar 300 meter dan saat ini terus berlangsung. Diharapkan selesai minggu ini agar masyarakat bisa semakin nyaman dalam berkendara,” ungkapnya. 

Sementara untuk memudahkan masyarakat yang ingin beribadah di Gereja Kotabaru, pihak Dinas Perhubungan tidak menutup permanen satu ruang selebar 4-5 meter tepat di depan pintu samping gereja. “Kalau ada kegiatan di gereja kita akan buka dengan pengamanan namun kalau tidak ada tetap ditutup menggunakan pembatas portable,” sambungnya. 

Nantinya, pengendara yang melintas di kawasan tersebut terutama dari Jalan Kleringan harus memutar Stadion Kridosono saat diadakan rekayasa di jembatan Kleringan Kewek. Pengendara yang biasa memutar arah langsung di dekat Monumen Senapati juga tak lagi bisa memotong jalan dan harus berputar di Stadion Kridosono. 

“Tujuannya agar pengguna jalan nyaman dan faktor keselamatan semakin bertambah. Tidak ada kendaraan baik roda dua dan empat yang langsung memotong di Jalan Abu Bakar Ali,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI