APBD DIY 2022 Disahkan Rp5,521 Triliun

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DIY Tahun Anggaran 2022 resmi disahkan, Jumat (26/11/2021) malam oleh DPRD DIY dan Pemda DIY dalam Rapat Paripurna DPRD DIY. Dalam struktur APBD DIY 2022, target pendapatan daerah disepakati sebesar Rp 5,521 triliun.

Jumlah tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejumlah Rp 2,022 triliun, Pendapatan Transfer Rp 3,492 triliun, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sejumlah Rp 7,576 miliar. Adapun Belanja dalam APBD 2022 dianggarkan sebesar Rp 5,921 triliun.

“Dengan demikian, defisit yang disepakati untuk ditetapkan sebesar Rp 399,285 miliar, atau (minus) 6,7 persen,” ungkap Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD DIY Anton Prabu Semendawai, Wakil Ketua DPRD DIY.

Banggar juga melaporkan rincian pembiayaan daerah meliputi Penerimaan Pembiayaan direncanakan Rp 572,960 miliar dan Pengeluaran Pembiayaan Rp 173,675 miliar, sehingga Pembiayaan Neto mencapai Rp 399,285 miliar. Pembiayaan tersebut menutup defisit dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tahun berkenaan (Silpa) Rp 0 atau nol Rupiah.

“Tidak hanya bagaimana menarik investor-investor untuk menanamkan modalnya di DIY, tetapi juga memperhatikan dan fokus pada revitalisasi terhadap masyarakat sekitarnya,” sambung Anton Prabu.

Banggar dalam kesempatan tersebut juga menyarankan apabila ada refocusing anggaran karena pandemi, nantinya diarahkan untuk penyediaan jaminan hidup, kegawatdaruratan dan program penguatan ketahanan masyarakat. APBD DIY Tahun Anggaran 2022 selanjutnya akan dievaluasi oleh Menteri Dalam Negeri.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X berharap agar hasil evaluasi tidak memunculkan catatan-catatan yang menyebabkan proses penganggaran menjadi lebih panjang. “Harapannya, semoga dari hasil evaluasi tidak ada catatan-catatan yang menyebabkan proses penganggaran menjadi lebih panjang,” ungkap Sultan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI