APPI DIY Siap Wujudkan Sistem Pengadaan Berintegritas

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Masalah pengadaan barang dan jasa sering menjadi 'momok' bagi pemangku kebijakan baik kalangan pemerintah maupun swasta, sehingga memilih diam daripada terangkut kasus korupsi. Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan, karena anggaran yang tidak terpakai (mengendap) justru menghambat pembangunan yang seharusnya dinikmati rakyat.

Asosiasi Pengacara Pengadaan Indonesia (APPI) hadir untuk memberikan pendampingan dan konsultasi bagi pemangku kebijakan (pemerintah/swasta) saat proses pengadaan barang dan jasa. Ketua DPW APPI DIY Ahmad Mustaqim SH CPL mengakui, bagian pengadaan barang dan jasa sangat rawan penyelewengan yang terjadi dalam sistemnya atau saat proses lelang.

"APPI hadir untuk mengawal proses tersebut agar tercipta pemerintahan yang bersih di Indonesia," terang Mustaqim kepada wartawan usai Pelantikan Pengurus DPW APPI DIY masa bakti 2018-2023 di Hotel Quality, Jalan Solo Yogyakarta, Selasa (27/03/2018).

Menurut Mustaqim, peran APPI mirip konsultan namun spesifik di bidang pengadaan barang dan jasa. Pihaknya berupaya memberikan pendampingan, jangan sampai timbul masalah dalam proses pengadaan, misalnya mendampingi pemerintah desa dalam mengelola dana desa. "APPI DIY siap mweujudkan sistem pengadaan yang bersih, kredibel dan berintegritas," katanya.

Ketua Umum DPN APPI Sabela Gayo mengatakan, dana pemerintah daerah yang mengendap di bank tahun 2017 mencapai Rp 220 triliun. Karena itu, Agustus 2017 Presiden Joko Widodo memanggil para kepala daerah untuk segera memanfaatkan dana tersebut lewat program pembangunan terukur demi kesejahteraan masyarkat.

"Tak kalah penting, perlu standar pemeriksaan (audit) terkait pengadaan barang dan jasa, sehingga kalau kesalahan hanya pada teknis prosedural tidak harus diproses di pengadilan tipikor" katanya.

Kepala Pengawasan dan Penyidikan, Ditreskrimsus Polda DIY, AKBP Riyanto menyambut baik dilantiknya pengurus APPI DIY. Menurutnya polisi, jaksa, hakim dan pengacara berada dalam satu sistem peradilan terpadu yang memilik tujuan sama yaitu mencari kepastian hukum.

"Kita sebenarnya ada dalam satu wadah yang sama yaitu penegak hukum. APPI menjadi partner, kontrol sekaligus kawan bagi polisi," katanya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI