Arsitek Resmi Jadi Profesi Diakui Negara

YOGYA, KRJOGJA.com – DPR resmi mengesahkan Undang-Undang Arsitek dalam rapat paripurna yang digelar Selasa (11/7/2017) lalu. Hal tersebut secara langsung menyatakan bahwa profesi arsitek resmi diakui negara dan memiliki kekuatan hukum dengan organisasi profesi yang diakui yakni ikatan Arsitek Indonesia (IAI). 

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Ahmad Djuhara kepada wartawan dalam temu pers di acara roundtable Arcasia Committee Architecture Education (ACAE) di Greenhost Hotel, Senin (17/7/2017) petang mengungkap secara tak langsung pengakuan negara pada profesi arsitek membawa dampak positif bagi berbagai pihak. 

Diakui Djuhara, paling tidak ada dua poin penting dalam UU Arsitek yakni menegaskan profesi arsitek sendiri serta melindungi masyarakat pada umumnya.  "Kaitannya tentu saja ketika profesi arsitek punya kekuatan hukum maka ketertiban pembangunan wilayah Indonesia semakin terwujud. Arsitek dipaksa bekerja berdasar hukum, karena ini kaitan dengan kedaulatan negara serta kemajuan peradaban Indonesia," ungkapnya. 

Selain itu menurut Djuhara yang tak kalah penting adalah segera dibentuknya Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Arsitekur Indonesia yang fungsinya memastikan kompetensi profesi arsitek termasuk dari prodi di perguruan tinggi. Hal ini sekaligus sesuai amanat UU nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang menyatakan perguruan tinggi harus bekerjasama dengan organisasi profesi untuk menunaikan tugas akademik. 

"Dengan LAM Arsitektur Indonesia, ada lembaga yang menilai kualitas prodi arsitektur dan juga standar keprofesian secara internasional tentang learning outcome, jadi lulusannya bagaimana, akreditasi itu bukan sekedar syarat administrasinya, itu bisa diperbandingkan." (Fxh)

BERITA REKOMENDASI