Artjog Kian Menginspirasi dan Mendidik

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membuka gelaran tahunan seni kontemporer, Artjog 2019 di Jogja National Museum (JNM), K amis (25/07/2019) malam. Sri menyebut karya-karya tersebut semakin menginspirasi dan mendidik.

Sri Mulyani dalam sambutannya sangat mengapresiasi pemilihan tema common space. Menurutnya tema ini menggambarkan kontribusi para seniman untuk meningkatkan kesadaran bersama menjaga kondisi alam.

"Kita bisa menjaga bumi ini secara baik berkelanjutan. Kita bisa menunjukkan berbagai ekspresi, kepedulian, rasa sayang kita terhadap alam. Bisa diwujudkan dalam bentuk karya-karya seni dan makin menginspirasi kita semua, mendidik kita untuk semakin menghargai," kata Sri Mulyani.

Dalam kesempatan ini Sri Mulyani juga sempat menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang rencananya akan mengalokasikan dana abadi untuk kebudayaan dan seni. Sri Mulyani berjanji akan mewujudkan apa yang direncanakan Jokowi tersebut.

Menurut Direktur Artjog, Heri Pemad sepanjang 2019-2021, Artjog akan dibingkai oleh tema besar Arts in Common yang diturunkan ke dalam tiga sub-tema kuratorial dalam tiga edisi festival setiap tahunnya. "Pameran Artjog MMXIX tahun ini bertajuk kuratorial common space, tentang 'ruang bersama' di mana kita hidup hari-hari ini," ucapnya.

Heri Pemad mengungungkapkan kegiatan ini diikuti hampir 40 seniman individu maupun kelompok dari Indonesia. Bahkan beberapa seniman luar negeri seperti dari Austria, Australia, Filipina dan Singapura turut serta menyemarakkan kegiatan seni ini.

"Seniman yang berkarya di ART JOG selalu kami seleksi dahulu melalui beberapa skema. Sehingga karya-karya ini mudah-mudahan bisa menginspirasi pengunjung yang melihat," jelasnya.

Lima seniman lintas disiplin akan menampilkan karya-karya dalam skema proyek khusus, yakni Handiwirman Saputra, Riri Riza, Sunaryo, Teguh Ostenrik, dan Piramida Gerilya (proyek kolaborasi antara Indieguerillas dengan Singgih S Kartono). (Ive)

BERITA REKOMENDASI