Arus Lalin Malioboro Direkayasa

YOGYA, KRJOGJA.com – Satlantas Polresta Yogya melakukan rekayasa arus lalu lintas (lalin) ke arah Malioboro dalam liburan panjang Paskah. Hal itu untuk mengurangi antrean panjang kendaraan akan masuk ke Malioboro. Sedangkan untuk lalin yang di sekitar gereja dilakukan sistem buka tutup jika kendaraan cukup padat.

Kasat Lantas Polresta Yogya Kompol Dwi Prasetyo, Jumat menjelaskan Malioboro masih menjadi ikon sehingga banyak wisatawan ingin berkunjung. Agar wisatawan dapat berkunjung dengan nyaman, pihaknya melakukan rekayasa lalin. “Rekayasa lalin itu melihat situasi. Jika terjadi antrean panjang, kendaraan dari Kleringan akan kami putar lewat Jalan Ahmad Jazuli dan Stadion Kridosono. Hal itu untuk memperpanjang jarak tempuh dan menghindari penumpukan kendaraan,” jelas Dwi, Jumat (30/3).

Untuk bus, tidak boleh parkir di Abu Bakar Ali (ABA) namun disediakan di parkiran Senopati dan Ngabean. Sedangkan parkir ABA diperuntukkan kendaraan roda empat. ”Untuk kendaraan besar akan dialihkan lewat jalur terluar baik dari sisi timur, barat, utara maupun selatan guna mengurai kemacetan,” terangnya.

Sementara untuk gereja yang jemaatnya banyak, arus lalin juga diberlakukan sistem buka tutup jika kendaraan yang melintas cukup padat. Kendaraan diutamakan yang akan melakukan ibadah di
gereja tersebut.”Pengalihan arus hanya dilakukan di jalur menuju beberapa gereja yang jemaatnya cukup banyak. Tujuannya supaya tidak terjadi penumpukan kendaraan,” paparnya.

Untuk mengatur arus lalin agar tetap lanjut, pihaknya menerjunkan seluruh personel Satlantas Polresta Yogya. Selain itu juga ada dibantu polisi yang melakukan pengamanan di gereja-gereja. ”Semua
kekuatan kami terjunkan untuk mengaturlalin,” tandasnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI