Asita DIY Minta Pejalan Kaki Di Malioboro Tetap Diutamakan

YOGYA (KRjogja.com) – Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (Asita) atau Asosiasi Perusahaan dan Biro Perjalanan Wisata Indonesia DIY menyayangkan kondisi ketidaknyamanan kawasan Malioboro yang kini tengah ditata tersebut. Pihaknya mengharapkan kenyamanan pejalan kaki, wisatawan maupun pengguna Malioboro tetap harus diutamakan dan diperhitungkan.

"Kami selaku pelaku pariwisata di DIY sebenarnya mendukung semua hal demi ketertiban dan kenyamanan dalam penataan kawasan Malioboro baik penataan pedestrian maupun parkir. Tetapi dalam hal pelaksanaanya kami mohon perlu berhati-hati tanpa mengurangi kenyamanan pejalan kaki dan pengguna Malioboro itu sendiri," ungkap  Ketua Asita DIY, Udhi Sudhiyanto kepada KRjogja.com, Jumat (2/9/2016) malam.

Udhi menyarankan kalau bisa seharusnya pelaksanaan proyek pedestrian itu bertahap, dalam arti tidak langsung semuanya di bongkar. Misalnya akses ke pertokoan ataupun hotel yang berada di kawasan Malioboro apabila sebelah kanan dibongkar bisa lewat sebelah kirinya. Pelaksana proyek yang membongkar juga harus berpikir kenyamanan pejalan kaki jangan sampai membuat bahaya.

"Jangan sampai batu-batu atau material berserakan di pinggir jalan, faktor 'safety' pejalan kaki harus.diperhitungkan. Seharusnya pembongkaran dilakukan per bagian agar masih ada ruang bagi pejalan kaki untuk melintas," tandasnya. (Ira)

 

BERITA REKOMENDASI