Asmindo Gandeng BI Gulirkan Pelatihan INE 2021

“Kami ingin meningkatkan ekspor furniture dan kerajinan yang tentunya bisa berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan negara maupun daerah dengan adanya pelatihan INE 2021. Kemunculan eksportir-eksportir baru itu jelas akan menambah pendapatan daerah setempat terlebih di masa pandemi Covid-19,” katanya di Yogyakarta, Rabu (7/4).

Sapto mengungkapkan ekspor furniture dan kerajinan di DIY justru tumbuh atau meningkat sekitar 15 persen selama masa pandemi ini. Peningkatan ekspor produk furniture dan kerajinan DIY ini utamanya dari negara Eropa yang menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) sehingga antusiasme membeli tinggi. Selain itu, perusahaan furniture dan kerajinan di DIY pun sudah banyak yang berskala ekspor saat ini, prosentasenya setidaknya sudah mencapai 40 persen. Sedangkan yang belum berskala ekspor karena merupakan pelaku usaha yang masih berkonsolidasi.

“Jadi perusahaan eksportir furniture dan kerajinan lama kami minta lebih meningkatkan ekspornya lagi, sementara yang belum kami latih dan kawal hingga benar-benar bisa menjadi eksportir baru,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI