Asprov Tunggu Lampu Hijau, Liga 3 DIY Digelar Oktober

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Asprov PSSI DIY menanti mandatori PSSI Pusat untuk memutar Liga 3 DIY. Asprov menyebut sudah siap menyelenggarakan tiga agenda tahun 2021 ini yakni Liga 3, Piala Soeratin dan Piala Pertiwi (sepakbola putri).

Ketua Umum Asprov PSSI DIY, Syauqi Soeratno mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan diri apabila nantinya federasi menyampaikan mandatori. Asprov menurut Syauqi siap memutar liga apabila ada lampu hijau dari federasi dan Satgas Covid DIY.

“Asprov sudah siap memutar bilamana lampu hijau federasi dan Satgas DIY sudah oke. September atau Oktober sudah jalan. Tapi sampai saat ini federasi belum mengeluarkan skema misalnya yang lolos DIY berapa, karena ada pertandingan minimal yang harus dilakukan tim untuk bisa lolos. Hal-hal ini belum kita dapatkan,” ungkap Syauqi.

Di sisi lain, penyelenggaraan kompetisi di masa pandemi dinilai masih menjadi perdebatan. Apalagi, urusan protokol kesehatan akan dua kali lipat dijalankan lantaran kontestan tidak menjalani sistem karantina layaknya liga profesional (liga 1 dan 2).

“Pandemi, prokes untuk liga amatir tidak sederhana, tidak ada bubble tidak ada karantina. Biaya juga seperti swab antigen per pertandingan yang besar. Kami hitung per tim, per match harus minimal keluar Rp 10 juta. Kalau saya bagi dua tiap tim main 7 kali maka Rp 70 juta. Ini yang kami pikirkan, termasuk belum adanya skema federasi. Kami menunggu mandatori dari federasi untuk Liga 3, Soeratin dan Pertiwi,” tandas dia.

Peserta Liga 3 DIY sendiri saat ini terdata 18 klub, minus Gelora Handayani yang diskors karena dua musim kompetisi tidak ikut serta. Namun, baru-baru ini muncul pula satu tim lain yang tidak ikut kompetisi karena situasi yakni UAD FC. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI