Aturan Denda Rp 100 Ribu Tak Pakai Masker Dapat Dukungan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Peraturan Walikota (Perwal) Yogyakarta No 51/2020 yang salah satunya berisi kewajiban warga menggunakan masker menjadi perbincangan di kalangan warganet, bahkan kalangan medis. Karena Perwal tersebut memberikan sanksi maksimal denda Rp 100.000 bagi yang melanggar.

Perwal Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 pada Masa Tatanan Normal Baru di Kota Yogyakarta itu juga telah disosialisasikan oleh Humas Pemda DIY melalui media sosial, kemudian pesan tersebut menyebar secara berantai di sejumlah akun media sosial. Dalam unggahannya di media sosial yang didapat KRJOGJA.com Kamis (10/06/2020) disebutkan bahwa tidak menggunakan masker di tempat umum akan dikenakan sanksi berupa, teguran lisan, teguran tertulis, kerja sosial berupa membersihkan fasilitas umum atau denda sebesar Rp 100.000.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY, dr Joko Murdiyanto menyambut baik adanya Perwal yang memberikan sanksi denda bagi warga yang tidak menggunakan masker. Menurutnya penegakan protokol kesehatan, termasuk menggunakan masker sangat penting untuk mencegah penularan.

Disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan menurutnya sangat penting. “Awalnya dengan paksaan dulu, tetapi kalau sudah terbiasa, menjadi biasa,” terangnya.

Sedangkan kalangan DPRD Kota Yogya mengapresiasi terbitnya Perwal 51/2020. Hanya, penerapan sanksi terutama denda Rp 100.000 akan sulit diterapkan karena regulasi berupa Perwal dasar hukumnya kurang kuat.

BERITA REKOMENDASI