‘Augmented Reality Tembang Dolanan Anak’ Inovasi Pendidikan Karakter Masa Pandemi

Editor: Agus Sigit

Dijelaskan Cak Lis, pada tahun 2020 ini Lab Sariswara, dipercaya oleh Ditjen Kebudayaan Kemdikbud RI untuk membuat Karya Kreatif Inovatif melalui program Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK). Karya ini berupa Buku & Aplikasi Android gabungan antara Tembang Dolanan Anak khas Tamansiswa dengan Aplikasi memakai basis Teknologi Immersif. Basis teknologi immersif yang dimanfaatkan yaitu teknologi Augmented Reality (AR). Teknologi ini dipilih karena mampu berkolaborasi dengan Metode Sariswara untuk menjawab kemajuan zaman saat ini serta tantangan di masa pandemi yang sedang berlangsung.

Dengan memanfaatkan teknologi AR ini, membuktikan bahwa Tembang Dolanan Anak khas Tamansiswa mampu beberapa langkah maju ke depan menyesuaikan sistem pendidikan di era industri 4.0. Aplikasi gabungan ini nantinya berupa Buku Petunjuk Teknis tata cara memainkan tembang dolanan anak khas Tamansiswa. Buku ini dikolaborasikan dengan teknologi AR akan menghasilkan aplikasi yang interaktif diberi nama : ARTDA versi 1.0 (Augmented Reality Tembang Dolanan Anak). “Di buku ini akan ada beberapa gambar yang apabila dilihat dengan kamera HP Android akan memunculkan animasi 3D yang menarik sekaligus informatif,” ujarnya.

Informasi yang ada di aplikasi akan dihubungkan melalui internet dengan menyertakan link file audio dan video. Dua metode berkolaborasi, baik Metode Sariswara yang mungkin dianggap kuno mampu berpadu dinamis dengan metode AR yang mewakili teknologi terbaru abad ini.

BERITA REKOMENDASI