‘Augmented Reality Tembang Dolanan Anak’ Inovasi Pendidikan Karakter Masa Pandemi

Editor: Agus Sigit

Cak Lis berharap, ARTDA versi 1.0 ini menjawab tantangan bahwa kekayaan tradisi kita sanggup menyesuaikan dengan kemajuan zaman dan bisa mendunia melalui aplikasi. Aplikasinya akan dishare secara terbuka melalui Google-Play yang bisa diunduh bebas (sementara). Selain itu pemanfaatan teknologi ini diyakini menjadikan Metode Sariswara akan mampu diserap oleh seluruh lapisan masyarakat dengan lebih cepat dan semakin mudah dipahami. Target untuk tahun berikutnya menggagas ARTDA dengan versi berikutnya yang melengkapi versi sebelumnya dengan menggali Permainan Tradisional Anak dengan Lagu dari berbagai daerah di seluruh Nusantara (versi Sumatera, versi Kalimantan, versi Maluku, versi Bali Lombok atau versi Papua).

Hal ini sesuai dengan petunjuk Ki Hadjar Dewantara, agar sejak dini anak ditanamkan kecintaan pada budaya bangsanya sehingga kelak dewasa yakin bahwa keragaman aneka budaya kita bila disatukan akan memperkaya dan menjadikan budaya bangsa kita unggul. “Itulah persatuan kebudayaan utuh dari keragaman budaya bangsa Indonesia dan inilah dasar-dasar watak manusia khas Indonesia,” tandasnya.(Jay)

 

BERITA REKOMENDASI