Badko TKA – TPA DIY Bakal Beri Penghargaan Kepada KH As’ad Humam

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dalam masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, pendidikan Al Quran tetap berjalan. Walau dengan penuh keterbatasan namun para ustadz dan ustadzah tetap gigih melakukan syiar Islam guna mewujudkan bebas buta Al Quran di tengah masyarakat.

“Pendidikan Al Quran melalui TPA tetap berjalan, hanya saja tidak bisa maksimal dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. Gerakan ini non formal, sehingga apa yang kami lakukan benar-benar datang dari kesadaran dan kewajiban untuk mengajarkan Al Quran kepada umat,” kata Ketua Umum Badan Koordinasi Taman Kanak-kanak Al Quran dan Taman Pendidikan Al Quran (Badko TKA TPA) DIY, M Muhsonef saat silaturahmi di Redaksi KR yang diterima Pemred KR Drs H Octo Lampito MPd, Rabu (04/11/2020). Turut hadir Sekretaris Umum Badko TKA TPA M Dai Iskandar, Ka Biro Umum M Dahlan dan Ketua I Suprapto.

Pendidikan Al Quran di DIY menurut Muhsonef sangat berkembang pesat. Sejak didirikan pada tahun 1990, Badko TKA TPA di DIY kini telah memiliki 4.278 unit sehingga tak heran jika daerah ini menjadi pelopor serta rujukan untuk tempat belajar dan mengembangkan para pendidik Al Quran di tanah air.

Dalam rangkaian milad ke-30, Badko TKA TPA DIY menggelar beberapa kegiatan diantaranya Khotmil Quran yang telah dilaksanakan di Gedung Quranic Center, Kertopaten Wirokerten Banguntapan Bantul, Rabu (28/10/2020). Diadakan pula silaturrahmi aktivis gerakan Al Quran Kemenag Kota Yogyakarta di tempat yang sama, Rabu (04/11/2020).

Puncak rangkaian Milad ke-30 Badko TKA TPA DIY akan ditutup dengan tasyakuran dan peresmian sacara simbolis berdirinya Gedung Quranic Center yang akan dilaksanakna di RM Gedang Mas Wirokerten Bantul, Sabtu (07/11/2020) mendatang. Dalam acara ini juga akan dilakukan penyerahan Badko Award 2020 kepada KH As’ad Humam yang merupakan penemu metode Iqro. (Van)

BERITA REKOMENDASI