Bahas Pengamanan Jelang Idul Fitri, Sultan Ingatkan Lima Poin Ini dan Ingatkan Anak Muda Soal Covid-19

YOGYA, KRJOGJA.com – Guna memantapkan persiapan pengamanan jelang Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Minggu (24/05), Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melaksanakan video konferensi dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM Prof. Mahfud MD. Agenda ini digelar pada Senin (18/05) sore di Ruang Media Center, Lantai 2 Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kapolda DIY Irjen Pol. Asep Suhendar, Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan serta Kajati DIY Dr. Masyhudi, S.H., M.H. Pada kesempatan terpisah seusai pelaksanaan video konferensi, Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan paparan singkat mengenai poin yang dibahas pada video konferensi, yakni :

1.Pelaksanaan Salat Ied tidak perlu dilakukan di masjid atau lapangan. Salat Ied lebih baik dilaksanakan di rumah bersama anggota keluarga inti, seperti halnya pelaksanaan salat 5 waktu yang dilakukan sehari-hari

2.Pemda DIY diharapkan dapat terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perlunya menjaga protokol kesehatan untuk tidak mudik dan sebagainya dengan harapan segera bisa memutus rantai penyebaran COVID-19.

“Prinsipnya itu, dan itu juga telah disepakati oleh semua. Jadi kami akan campaign itu semua ke Kabupaten/Kota,” jelas Sultan.

3.Beberapa hari ke depan, Pemda DIY akan melihat perkembangan kasus positif COVID-19 DIY untuk kemudian diputuskan langkah lebih lanjut.

“Coba kita lihat dalam dua minggu ini. Selama tiga atau empat hari ini, penambahan kasus positif di luar kluster Indogrosir tidak ada. Kita lihat nanti hasil risetnya karena Rapid Test harus dilakukan kembali setidaknya 7-10 hari setelah Rapid Test pertama,” tutur Sultan.

BERITA REKOMENDASI