Balon PDIP Tunggu Rekomendasi, Ini Alasan BWH Masukkan Nama di Dua Kabupaten

YOGYA, KRJOGJA.com – Bakal calon bupati-wakil bupati yang hendak ikut dalam Pilkada Sleman, Bantul dan Gunungkidul dari PDI Perjuangan kini masih harap-harap cemas menanti turunnya rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan. Nama-nama yang masuk dari DPC tiap kabupaten dan dibawa oleh DPD kini tengah ditelaah pusat untuk dipilih mengingat partai tersebut memiliki kursi cukup untuk menjadi pengusung tunggal tanpa menanti koalisi partai lain. 

Di Bantul, beberapa nama muncul yakni Bambang Wisnu Handoyo, Abdul Halim Muslih, Agus Santoso, Kusila dan Joko Purnomo. Di Gunungkidul tak kalah banyak yakni Sunaryanta, Bambang Wisnu Handoyo, RM.Kukuh Hertriasning, Danang Ardianta, Supartono, Demas Kursiswanto, serta Tugiman.

Sementara di Sleman, tak kalah banyak nama yang masuk ke pusat yakni Supriyanto, Danang Maharsa, Riyanto Kuncoro dan Raudi Akmal yang merupakan putra Bupati Sleman saat ini Sri Purnomo. Namun begitu, belum ada indikasi kapan pusat bakal mengeluarkan rekomendasi meski sempat disampaikan Februari 2020 mendatang. 

Dari sekian nama, muncul sosok menarik yang mendaftar di dua kabupaten sekaligus yakni Bambang Wisnu Handoyo (BWH) di Gunungkidul dan Bantul. BWH sendiri mengaku sengaja mendaftar lantaran tertantang untuk membagikan pengalaman selama puluhan tahun membantu mengelola daerah sebagai ASN. 

BWH pun menghadapi proses menunggu rekomendasi dengan lebih lepas tanpa beban. “Kabeh daftar, arep ndaftar neng Sleman sekalian ora oleh bojoku,” ungkap BWH berkelakar ketika dikonfirmasi media Kamis (9/1/2020). 

BWH sendiri memasuki masa purna tugas sebagai ASN pada November 2020 mendatang. Bila rekomendasi datang meski enggan berandai-andai ia siap melepas statusnya sebagai ASN di masa-masa terakhir mengabdi tersebut. 

“Kalau idealanya, ya barangkali pengalaman saya di pemerintahan yang cukup banyak ada baiknya dimanfaatkan untuk, katakanlah satu periode untuk mengubah daerah dari semula A menjadi A Plus-Plus. Sekali lagi kalau bicara peluang saya tak tahu karena kan di pusat semua itu kewenangannya,” pungkas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI