Bandar Sabu yang Ditembak Mati Ternyata Sempat Dapat Grasi

YOGYA, KRJOGJA.com – Bob alias Jendral, bandar besar sabu-sabu asal Cilacap Jawa Tengah terpaksa ditembak mati petugas BNNP DIY, Rabu (25/10/2017) pagi tadi lantaran berusaha melarikan diri ketika hendak dibawa ke Yogyakarta. Ternyata, Bob merupakan target operasi petugas sejak beberapa tahun terakhir karena terkait dalam banyak kasus peredaran sabu-sabu di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Kepala BNNP DIY Brigjen Polisi Triwarno Atmojo mengatakan Bob alias Jendral ini merupakan pemain lama dalam bidang narkotika. Tahun 2000 lalu, Bob pernah ditangkap jajaran Polda DIY dan didakwa atas kepemilikan 10 kg ganja, 100 gram sabu serta puluhan gram putau hingga kemudian mendapat vonis seumur hidup.

“Namun, kemudian dia (Bob) dipindah ke Nusakambangan dan ternyata tetap bisa mengendalikan peredaran narkoba, malah mendapat julukan jendral di sana. Tersangka ini juga sempat mendapatkan grasi presiden dan dinyatakan bebas tahun 2013 lalu,” ungkapnya.

Menurut Triwarno, saat diinterogasi di BNN Pusat sebelum dibawa ke Yogyakarta, Bob sempat mengaku mengendalikan bisnis sabu  yang didapat dari Bireun Aceh untuk wilayah Yogyakarta, Solo, Magelang, Pati, Banyuwangi dan beberapa wilayah Kalimantan setelah dinyatakan bebas empat tahun lalu. Tak main-main, dalam satu bulan Bob mampu menjual sabu hingga 3 kilogram dengan keuntungan yang disebut-sebut mencapai Rp 4,5 miliar.

“Sebenarnya akan kami kembangkan lagi, namun ternyata takdir berkehendak lain dia harus kita tembak karena berusaha kabur pagi tadi. Pamit kencing dikawal dua petugas tapi malah lari dan tak menghiraukan tembakan peringatan sehingga terpaksa kami tembak,” sambungnya.

BNNP DIY sendiri kini tengah memproses beberapa tersangka lain yang merupakan kaki tangan Bob untuk menyebar narkoba jenis sabu di wilayah DIY dan sekitarnya. BNNP DIY memastikan memproses maksimal para tersangka lantaran memperdagangkan barang yang mampu merusak masa depan generasi muda Yogyakarta.

“Kami jelas tegas memberantas narkoba yang ada di wilayah DIY, dan upaya tembak mati ini sebagai bentuk keseriusan kami agar tidak ada lagi pengedar yang coba-coba bermain di sini,” pungkas Triwarno.

Sebelumnya diberitakan, petugas BNNP DIY menembak mati tersangka bandar narkoba sabu Bob di kawasan Balecatur Gamping Sleman pagi tadi pukul 04.10 WIB. Tersangka dihadiahi tembakan menggunakan senapan otomatis laras panjang dan mengenai bagian dada sehingga meninggal di tempat. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI