Bangun Bandara Baru NYIA, Jalan Daendles Dialihkan

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Usai pembebasan lahan berjalan lancar, proses pembangunan bandara baru, New Yogyakarta     International Airport (NYIA) dikebut. Agar terjamin kelancaran pembangunan, arus jalan yang digunakan  untuk  lewat  kendaraan yakni di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ditutup  dan  dialihkan  ke  jalur lainnya.

Pengalihan    arus    JJLS atau  Jalan  Daendels  yang masuk  wilayah  Izin  Penetapan  Lokasi  (IPL)  pembangunan  NYIA ditandai  dengan   pemasangan   portal, Senin (26/3). Proses penutupan jalan berjalan lancar, tidak seperti yang dikhawatirkan.   

Sebelumnya,sempat muncul kekhawatiran akan adanya aksi protes dari warga yang masih menolak pembangunan bandara yang tergabung  dalam  Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulonprogo (PWPP-KP). Mereka dikabarkan akan melakukan aksi menolak penutupan jalur.

Baca Juga :

Tuntas Pembebasan Lahan NYIA

Selama proses pemasangan dua portal utama yakni di sisi paling barat tepatnya diSimpang Tiga Pasar Glayeng Desa  Sindutan  Kecamatan Temon dan Simpang Empat Glagah sama sekali tidak tampak warga penolak bandara  muncul  di  lokasi.  Demikian  juga  saat  petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo memasang portal  pendukung  pengalihan arus lalu  lintas di Simpang Tiga Brosot Kecamatan Galur, praktis tidak ada kendala.

Sebelum proses pemasangan portal, petugas yang terlibat, Kepolisian, Dishub dan PT Angkasa Pura (AP) I mengikuti  apel  dipimpin  KBO  Polres  Kulonprogo Kompol Darmawan. Project Manager Pembangunan NYIA
PT API, R Sujiastono mengungkapkan, penutupan ruas JJLS sekaligus pengalihan arus lalu lintas yang masuk  IPL bandara  resmi  dilakukan  Senin  (26/3).

”Penutupan  jalan  bagi  kendaraan  umum  bertujuan memudahkan pelaksanaan pekerjaan proyek bandara sekaligus untuk memastikan IPL peruntukannya bandara bukan hunian lagi serta selesainya proses konsinyasi dan pengadaan tanah untuk bandara,” tegasnya usai pemasangan portal di Balai Desa Glagah.

Sujiastono menyebutkan, proses pengalihan arus lalu lintas merupakan kewenangan Dishub, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kulonprogo. ”Selama jalan tersebut ditutup, warga yang masih ada di dalam
IPL bandara masih diperbolehkan melintas sementara bagi pihak yang tidak berkepentingan dilarang keluar masuk lokasi," ujarnya.

Kepala   Bidang   (Kabid)   Lalu   Lintas   Dishub Kulonprogo Hera Suwanto menegaskan, penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di ruas JJLS merupakan
kesepakatan dalam rapat forum lalu lintas dan angkutan jalan bahwa mulai tanggal 26 Maret 2018 sampai batas yang belum ditentukan.

”Secara keseluruhan kami memasang 20-an portal di Jalan Daendles,” terang Hera menambahkan pemasangan banner, portal dan rambu-rambu juga dilakukan di jalan-jalan kecil yang menuju Jalan Daendles.  (Rul)

BERITA REKOMENDASI