Bank BPD DIY Genjot Transaksi Non Tunai

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Masa pandemi seperti saat ini dimanfaatkan Bank BPD DIY untuk meningkatkan transaksi non tunai. Kecenderungan masyarakat untuk mengurangi interaski luar dan tetap di rumah saja membuat transaksi via mobile banking menjadi pilihan.

Seperti dikatakan Direktur Utama (Dirut) PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad, salama ini masyarakat mengenal BPD DIY sebagai bank tradisonal. Namun dengan adanya pandemi ini kini masyarakat mengetahui jika ternyata Bank BPD DIY memiliki banyak teknologi digital yang dapat memudahkan nasabah.

“Peran teknologi merubah kebiasaan, sehingga semua transaksi dialihkan ke elektronik. Transaksi non tunai digalakkan, transaksi tunai diperkecil. Semua kini dapat dilakukan melalui mobile banking, bahkan pemohon bisa mengajukan kredit dari rumah,” ungkap Santoso Rohmad di Kantor Bank BPD DIY Digital Lounge Jalan Malioboro Yogyakarta, Jumat (07/08/2020).

Santoso Rohmad menyatakan, dahulu suatu bank jika ingin meningkatkan transaksi harus membangun kantor cabang di berbagai daerah, namun kini hal itu bukan menjadi pilihan utama. Disamping biaya operasional akan sangat besar, langkah tersebut juga tidak optimal karena saat ini eranya digitalisasi.

Saat ini BPD DIY tengah fokus untuk menggarap segmen pasar agar seluruh transaksi dapat dilakukan melalui mobile banking. Kerjasama dengan berbagai pihak maupun dinas-dinas pemerintahan terus dilakukan untuk menjaring nasabah lebih banyak lagi.

“Selama di Yogya harus bertransaksi dengan BPD DIY. Masyarakat digital kita ciptakan, dengan itu masyarakat akan percaya dengan BPD DIY,” imbuhnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI