Bansos APBD DIY Belum Sentuh Warga Terdampak Covid

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Fraksi PAN DPRD DIY menilai bantuan sosial (bansos) dari APBD DIY belum menyentuh warga masyarakat terdampak Covid-19. Pemda dinilai main aman dengan melakukan top up bantuan pemerintah pusat dengan data lama yang sudah ada.

Ketua Fraksi PAN DPRD DIY, Atmaji mengatakan sampai saat ini di masyarakat masih terjadi kesimpangsiuran terkait bantuan tersebut. Disebutnya, antara stakeholder desa seperti Ketua RT hingga dukuh dengan masyarakat terdampak yang telah didata terjadi relasi yang tak begitu baik saat ini.

“Kenyataannya di masyarakat memang antara relawan pendata dengan warga yang didata jadi terjadi kesimpangsiuran. Warga terdampak yang sudah didata belum dapat bantuan, akhirnya ya ngarep-arep dan tanya terus ke perangkat desa. Ini situasi yang terjadi di bawah,” ungkap Atmaji pada wartawan Kamis (28/05/2020).

Bansos dari APBD DIY yang dianggarkan senilai Rp 320 miliar menurut Atmaji sesuai kesepakatan awal dengan DPRD seharusnya dimanfaatkan untuk membantu warga terdampak yang tidak masuk data penerima bantuan berbagai program pemerintah pusat. “Harusnya juga tidak untuk top up bantuan senilai Rp 200 ribu yang sudah rutin dari pemerintah. Lha ini dari APBD malah untuk top up Rp 400 ribu biar jadi Rp 600 ribu,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI