Bantu UMKM, Kadin DIY Minta Kemudahan Akses Dana PEN

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY maupun kabupaten/kota se-DIY sepakat untuk memfokuskan membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mulai akhir tahun 2020 hingga 2023. Pihaknya sekaligus meminta agar alokasi anggaran melalui Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ada di perbankan BUMN/BUMD bisa memfasilitasi kemudahan akses pembiayaan atau pinjaman melalui restrukturisasi bagi pelaku UMKM di DIY.

Ketua Umum Kadin DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi menyampaikan Kadin DIY maupun kabupaten/kota sepakat fokus untuk membantu pelaku UMKM di DIY hingga dua tahun kedepan. Yang paling segera dilakukan adalah UMKM di DIY tersebut harus disinergikan dengan program Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) DIY.

“Dinas Koperasi dan UKM DIY mempunyai banyak program terutama dari Pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM. Hal ini guna mempermudah baik penyatuan program maupun pendataan. Kita ingin UMKM di DIY ini bisa terdata satu pintu atau terpusat di Dinas Koperasi dan UKM DIY,” tutur GKR Mangkubumi di Yogyakarta, Rabu (25/11).

GKR Mangkubumi menyayangkan jumlah UMKM di DIY sangat banyak tetapi belum ada datanya dan tidak terpantau sehingga sulit untuk mengklasifikasinya. Pihaknya juga meminta agar program PEN yang ada di perbankan BUMN/BUMD tersebut guna memfasilitasi kemudahan aksesnya bagi pelaku UMKM di DIY yang terdampak pandemi Covid-19. Kadin DIY setidaknya telah bertemu dengan Bank Mandiri dan Bank BPD DIY terkait pemanfaatan dana PEN yang ada di daerah.

BERITA REKOMENDASI