Baru ada 30 Persen CPMI Yang Daftarkan Vaksinasi

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJogja.com – Baru ada sekitar 30 persen Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang mendaftarkan vaksinasi. Dari kuota 336 CPMI, calon pekerja migran yang mendaftarkan diri siap vaksinasi baru 86 orang. Adapun dari sekian ini CPMI terbanyak yang mendaftarkan diri ikut serta vaksinasi yakni CPMI dari Kota Yogyakarta dan Bantul.

“Maka dari itu kita gencarkan sosialisasi karena khawatirnya ketika mereka tidak divaksin kemudian ada pemanggilan dan penempatan tenaga kerja,negara yang  meminta tenaga kerja mensyaratkan vaksinasi. Jika vaksinasi dilakukan jauh-jauh hari lebih siap dan tenang jika sewaktu-waktu ada pengumuman penempatan,” jelas Sub Koordinator Perlindungan dan Pemberdayaan PMI, UPT BP2MI Yogyakarta, Sri Purwanti Kamis petang (1/7).

Adapun 86 orang calon pekerja migran yang telah mendaftar vaksinasi ini rata-rata untuk penempatan ke Jepang dan Korea.

Ia kemudian memprediksikan beberapa faktor penyebab masih minimnya angla CPMI yang melakukan vaksin. Beberapa faktor salah satunya kurangnya sosialisasi terkait informasi vaksinasi serta CPMI tersebut sudah melakukan vaksinasi tetapi belum ataupun tidak melaporkan.

Adapun vaksinasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan CPMI merupakan upaya BP2MI serius menangani dampak pandemi Covid-19.

“Sebelumnya  telah mengirimkan permohonan vaksinasi bagi CPMI dan ASN di lingkungan UPT BP2MI kepada Kemenkes dan telah disetujui, maka kami sosialisasikan vaksinasi CPMI ini dan sebelum vaksinasi mengisi persyaratan yakni mengisi link form vaksinasi secara daring,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI