Bawaslu Diminta Tegas Tangani Kasus “Bansos Kemensos dan Telur” di Pilkada DIY

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Aktivis Jogja Corruption Watch (JCW) Baharuddin Kamba mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menindak dugaan pelanggaran dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di tiga kabupaten DIY. Teranyar, publik dikejutkan dengan pembagian telur di Kabupaten Gunungkidul dan dugaan penyalahgunaan bansos Kementrian Sosial di Kabupaten Sleman.

Baharuddin Kamba mengatakan adanya dugaan pelanggaran mencuat beberapa waktu terakhir di masyarakat. Cukup mencolok menurut Kamba adanya pembagian telur terafiliasi pada salah satu calon di Gunungkidul dan penggunaan bansos Kemensos serupa di Kabupaten Sleman.

“Kami sangat berharap Bawaslu bisa menindak kasus-kasus tersebut, jangan kemudian menguap begitu saja. Penggunaan bansos untuk pilkada misalnya, jelas menyalahi aturan perundangan yang seharusnya,” ungkap Baharuddin Kamba pada wartawan saat diskusi bersama media, Senin (7/12/2020) petang.

Kasus-kasus dugaan pelanggaran menurut Kamba selama ini lebih sering menguap begitu saja. Bawaslu menurut dia seolah tak punya taring untuk menindaklanjuti dan memproses sesuai aturan perundangan berlaku.

BERITA REKOMENDASI