Bawaslu Gunungkidul Butuh 2.718 Pengawas TPS

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul membutuhkan ribuan petugas pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS). Setidaknya dibutuhkan sebanyak 2.718 petugas. Untuk mendukung pengawasan penyelenggaraan pemilu 2019.

”Posisi ini memiliki peranan penting karena itu masyarakat diminta berperan aktif dalam proses pengawasan Pemilu,” kata Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono SH.

Bawaslu menargetkan anggota pengawas TPS dapat terisi akhir Februari 2019. Hal ini sudah dilakukan koordinasi dengan jajaran sekretariat, komisioner dan Panwas kecamatan untuk pelaksanaan pengisian pengawas TPS.

Diungkapkan, masyarakat diharapkan bisa aktif untuk mendaftarkan diri menjadi pengawas TPS. ”Karena dalam pemilu mendatang Gunungkidul membutuhkan 2718 pengawas TPS,” ujarnya.

Is Sumarsono menjelaskan, ada tiga tugas utama pengawas TPS meliputi mengawasi proses pemungutan suara, mengawasi dan memastikan penghitungan suara serta turut mencegah adanya tindakan politik uang.

”Pendaftaran anggota pengawas TPS dilaksanakan mulai tanggal 11 hingga 21 Februari 2019. Masyarakat yang ingin mendaftar harus memenuhi beberapa persyaratan diantaranya berumur minimal 25 tahun, ijazah minimal SLTA, berintegritas tinggi atau tidak berafiliasi terlibat partai politik peserta pemilu yang dibuktikan dengan surat pernyataan,” ucapnya. (Ded)

BERITA REKOMENDASI