Beberapa Wilayah di DIY Kurang Akrab Teknologi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Beberapa wilayah di DIY dianggap masih kurang akrab dengan perkembangan budaya teknologi. Padahal tanpa teknologi dan sumber daya yang kuat suatu kota tak akan bisa bertahan di tengah arus persaingan ekonomi dan pendidikan seperti saat ini.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X berharap pengenalan teknologi bisa merata di seluruh wilayah daerah ini. Hal tersebut menjadi tantangan warga Yogya dalam berproses untuk meningkatkan derajat peradaban.

Baca juga :

Sultan Bangga Mahasiswa Yogya Gemar ‘Share’ Ilmu

"Kita perlu membangun budaya baru yang kita rasa kurang akrab. Di budaya teknologi ini kita kurang akrab sehingga kita kurang punya upaya memahami. Padahal teknologi itu menjadi nilai lebih dalam upaya kita berdayasaing," ujar Sultan dalam seminar nasional sains dan teknologi dengan bertema Jogjamu Indonesia di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (04/10/2017).

Sultan memaparkan kini pemerintah daerah tengah merancang IT education agar beberapa wilayah di Gunungkidul seperti Rongkop mengalami perubahan agar lebih mengenal teknologi. Dengan education IT ini Sultan berharap akan lahir siswa-siswi juara sekolah dari wilayah Gunungkidul maupun kabupaten lain seperti Sleman, Bantul maupun Kulonprogo.

"Lebih bagaimana dengan sistem education IT itu memberi nilai lebih kepada murid. Kita letakkan nilai teknokogi pada pelajaran yang sering jadi momok. Bagaimana menjelaskan secara praktis pada anak SD, SMP dan SMA dengan teknologi," papar Sultan.

Dalam kesempatan ini gubernur mengungkapkan, pemerintah daerah sering dipusingkan karena banyak guru yang tidak ingin mengajar di kawasan Gunungkidul. Kalaupun ada yang ingin, mereka tidak tinggal dan menetap di sana.

"Semuanya dilaju. Gak mau nginep di sana, menetap di sana. Ini coba kami konsolidasikan," ungkap Sultan. (Mg-07)

BERITA REKOMENDASI