Becak Listrik Diusulkan Harus Berlisensi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian meminta agar keberadaan becak listrik yang diusulkan oleh Pemda DIY harus dilengkapi dengan lisensi. Kelengkapan lisensi dalam becak dengan tenaga listrik (becak hybrid) itu dibutuhkan sebagai bagian dari standarisasi yang harus dipenuhi, sehingga penggunanya bisa merasa aman.

"Sebelum mengantongi lisensi becak listrik belum diizinkan untuk operasional. Sambil menunggu adanya lisensi becak listrik, dari Kementerian Perhubungan minta agar dilakukan moratorium terhadap betor yang sudah ada. Konsekuensi dari adanya moratorium tersebut, tidak boleh ada lagi penambahan betor," kata Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Sapto Raharjo di Yogyakarta.

Terpisah Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita ) DIY Udhi Sudiyanto mendukung kehadiran becak listrik di DIY untuk menggantikan becak motor tetapi lebih untuk moda transportasi bukan moda pariwisata. Pihaknya justru sangat berharap keberadaan becak kayuh harus tetap dipertahankan di Yogyakarta keberadaannya karena merupakan moda pariwisata.

"Becak kayuh inilah yang digunakan sebagai moda pariwisata bukan moda transportasi selama ini di Yogya. Ketika menggunakan becak kayuh, otomatis terjadi interaksi yang lebih bagus antara si penumpang dengan si pengayuh becak karena tidak bisa cepat sehingga bisa menikmati suasana Yogyakararta daripada menggunakan becak listrik atau becak bermotor," ujar Udhi. (Ria/Ira)

BERITA REKOMENDASI