Belanja Wisatawan di DIY Anjlok Akibat Pandemi

YOGYA, KRJOGJA.com – Belanja wisatawan atau tourist spending di DIY tercatat sebesar Rp 675.500/hari pada 2020 yang mengalami penurunan yang sangat signifikan atau anjlok dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Geliat industri pariwisata di DIY menurun drastis dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020, sehingga memberikan tekanan terhadap penurunan jumlah kunjungan wisatawan dan belanja wisatawan.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas PariwisatA (Dispar) DIY Marlina Handayani menyampaikan sejalan dengan konsep Quality Tourism (pariwisata berkualitas) yang memiliki ciri experience-based yang menawarkan pengalaman baru yang unik dan spesifik kepada wisatawan, belanja yang tinggi dan lama tinggal yang lebih lama. Paradigma pariwisata berkualitas merupakan paradigma baru dalam pengembangan kepariwisataan, dimana indikator yang diukur adalah spending wisatawan yang lebih tinggi, bukan lagi menyasar jumlah wisatawan. Konsep pariwisata berkualitas ini sudah menjadi gagasan utama untuk mendukung pembangunan kepariwisataan DIY.

“DIY telah memiliki indikator belanja wisatawan sebagai salah satu ukuran utama untuk mengukur pembangunan kepariwisataan DIY sejak 2016 lalu. Bahkan, kepariwisataan DIY sekarang secara paradigmatik sudah menganut prinsip Quality Tourism dengan memasukkan angka belanja wisatawan sebagai salah satu indikator kinerja,” kata Marlina di Yogyakarta, Jumat (8/1).

BERITA REKOMENDASI