Benteng Kraton Direhabilitasi, Masyarakat Diminta Ikut Merawat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Lima titik bagian benteng Kraton Yogyakarta yakni Pojok Beteng Wetan, Pojok Beteng Kulon, Plengkung Wijilan, Plengkung Gading dan Beteng Barat Daya tengah menjalani rehabilitasi oleh UPT Balai Pelestarian Warisan Budaya dan Cagar Budaya (BPWBCB) Dinas Kebudayaan DIY. Bagian-bagian bangunan yang rusak dilakukan perbaikan termasuk pengecatan ulang seluruh benteng.

Kepala Seksi Perlindungan dan Pengembangan BPWBCB Dinas Kebudayaan DIY, Agus Suwarto mengatakan untuk plengkung Wijilan pihaknya menargetkan pengerjaan dilakukan selama satu minggu mulai pengelupasan cat lama, pengecatan ulang hingga pemlesteran dinding yang tidak rata. Sementara di Plengkung Gading, pihaknya melakukan beberapa perbaikan seperti pemasangan saluran air hujan di bagian atas beteng, pembenahan beton hingga pengecatan.

“Untuk Wijilan hanya tutup satu minggu hingga Sabtu (03/11/2018) mendatang karena pengerjaannya terus dikebut saat ini. Sementara untuk Gading akan ditutup mulai 11 hingga 17 November 2018 mendatang. Perbaikan dilakukan menyeluruh mulai pengecatan hingga merapikan jika ada kerusakan, termasuk di pojok beteng yang sudah dimulai sejak Agustus lalu,” ungkapnya pada KRjogja.com Kamis (01/11/2018).

Perbaikan yang menggunakan anggaran sebesar Rp 950 juta tersebut nantinya diharapkan mampu mempercantik bangunan-bangunan benteng yang juga ikon Yogyakarta tersebut sehingga kemudian mendatangkan efek positif bagi sisi pariwisata.

“Nanti setelah selesai, kami berharap masyarakat ikut merawat sehingga tumbuh rasa memiliki. Beberapa waktu lalu kami sudah kumpulkan warga sekitar beteng dan mereka semua setuju untuk merawat setelah dilakukan rehabilitasi,” sambungnya.

Bangunan beteng dan plengkung tersebut nantinya diharapkan menjadi daya tarik pariwisata yang semakin menyenangkan bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. “Selama ini sudah ada kesadaran warga dari Kelompok Sadar Wisata untuk menjaga dengan memberikan pagar di pintu masuk menuju atas beteng. Harapan kami ini tetap dipertahankan dan bahkan ditingkatkan agar bangunan tetap terawat dengan baik, wisatawan nyaman ketika berkunjung,” ungkapnya lagi. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI