Benteng Vredeburg Luncurkan Museum Virtual

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Meski kondisi sedang pandemi, namun pelayanan dan fungsi museum tidak boleh berhenti. Museum harus menciptakan inovasi dan kreatifitas agar peran dan fungsi museum tetap bisa berjalan dengan menyesuaikan kondisi.

Demikian dikatakan Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Suharja dalam acara Sarasehan Temu Komunitas, 28 tahun Museum Benteng Vredeburg di museum setempat, Senin (23/11/2020).

Menurut Suharja, ada beberapa inovasi pelayanan yang dilakukan Museum Benteng Vredeburg. Yakni tiket online berbasis website vredeburg.id yang sudah mulai berjalan September. Kemudian inovasi Museum Virtual dan Media Kid Corner ‘Magic Wall’. “Teknologi informasi menjadi senjata terdepan dalam inovasi pelayanan museum,” ujarnya.

Dijelaskan Suharja, Museum Virtual dimaksudkan agar museum bisa menjadi media pembelajaran online dan dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan dari manapun berada. Sedangkan Media Kid Corner ‘Magic Wall’ yang masih dalam proses penyelesaian, untuk memfasilitasi anak-anak memvisualkan cita-citanya dengan media teknologi informasi yang menarik dan menghibur.

“Kami juga menghadirkan Holorama Perjuangan yang melengkapi diorama perjuangan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta,” jelasnya.

Adapun sarasehan mengangkat tema ‘Bangun Lagi Setelah Pandemi’ menghadirkan narasumber ahli pariwisata Tasbir Abdullah, Paksi Rarat Alit mewakili seniman milenial dan Isya Dewi, Duta Museum 2019. Sarasehan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dihadiri akademisi, praktisi, pelaku seni, sekolah, universitas, komunitas dan UPT Kemendikbud. (Dev)

BERITA REKOMENDASI