Berburu Rizki dari Koran Bekas Jamaah Salat Ied

YOGYA, KRJOGJA.com -Perayaan hari raya Iduladha menjadi berkah tersendiri bagi sejumlah pemulung di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mereka mengumpulkan koran bekas para jamaah yang digunakan untuk alas salat lalu dijual. Perayaan tersebut digelar berbagai tempat, salah satunya di Alun-alun Utara, Yogyakarta. Biasanya ribuan jamaah melaksanakan salat sunah di tempat tersebut.

Dalam pelaksanaanya, jamaah kerap membawa sejumlah koran-koran untuk jamaah gunakan sebagai alas sajadahnya. Usai salat, koran tersebut biasanya jamaah buang ke tempat kantung plastik yang panitia sediakan.

Koran-koran itu yang kemudian jadi incaran para pemulung atau tukang rongsokan. Mereka ketiban untung dari koran bekas. Koran-koran yang berserakan mereka ambil dan dikumpulkan. Setelah dikumpul, jumlahnya bisa mencapai belasan hingga puluhan karung.

Seperti yang dilakukan oleh Siti (50) yang beralamatkan di Jalan Parangteritis, mengaku bertahun-tahun telah rutin mendatangi Alun-alum Utara untuk mencari berkah jamaah.

"Berkah usai salat, ini sengaja memanfaatkan koran bekas untuk dijual lagi. Dari pada diangkut dinas kebersihan mending dimanfaatkan kami uangnya bisa untuk makan," kata Siti saat dijumpai krjogja.com di Alun-alun Utara. Minggu (11/08/19).

Siti mengaku, sampah koran bekas yang berhasil dia kumpulkan kira-kira sebanyak 50 kilogram. Jika dijual sebesar Rp. 50 ribu. "Paling satu kilogram dijual laku Rp. 1000 rupiah. Lumayan lah," ucapnya.

Kendati demikina, Siti mengaku, hasil kumpulan di Iduladha menurun, jika dibandingkan dengan perayaan Idul Fitri. Siti menyebut harus tetap di syukuri.

Lautan koran bekas alas sejadah ini juga menjadi berkah bagi Waluyo (48) dan keluarganya. Sampah koran yang terkumpul kemudian dijual. Dia menjual koran Rp 1000 per kilogram ke pengepul. Nominal yang dihasilkan memang tak sampai ratusan ribu rupiah. Namun, dengan puluhan karung koran yang dihasilkan dia bisa membeli makan keluarganya.

"Koran disini jadi berkah, Insa allah ikut menikmati berkahnya melalui sampah koran yang nanti bakal dijual," pungkasnya. (Ive)

BERITA REKOMENDASI