Berdamai Dengan Corona Butuh Aturan Baku, Gus Miftah : Warga Butuh Suri Teladan

Karena itu, pernyataan terkait berdamai dengan Covid-19 multi tafsir. Jika kemudian ada pendapat sesuai dengan kehendak pemerintah, dianggap benar, tapi jika tidak sesuai akan berkonsekuensi hukum. Karena itu, jika harus berdamai, maka pemerintah harus ada aturan baku. Jangan setiap orang menterjemahkan sendiri-sendiri.

Menurut Gus Miftah, dalam menghadapi ujian tersebut, saat ini masyarakat membutuhkan suri teladan. Untuk itu, masyarakat perlu dibangun rasa optimis, bahwa pemerintah bisa mengatasi persoalan ini. Jika menyerah, ini bahaya. Istilah ini sangat tidak mendidik. Tidak ada nilai edukasinya. “Pemerintah hari ini harus berdiri dengan tegak, jangan sampai memberikan rasa spektis rakyat,” ujarnya.

Jika memang kemudian pemerintah menyatakan berdamai dengan korona, maka pemerintah harus membuat aturan baku. Sehingga masyarakat tidak menafsirkan sendiri-sendiri. “Sekarang ketika orang banyak ngabuburit di jalan dan mengatakan kita berdamai dengan korona. Ini bisa bermunculan pusat-pusat takjid,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI