Beri ‘Pil Koplo’ Burung Ocehan Ditangkap, Ini Alasan Lain Petugas

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Jajaran Reserse Narkoba Polresta Yogyakarta mengamankan pengguna dan pengedar psikotropika berinisial VO (24) warga Kota Yogyakarta dan YBN (41) warga Condongcatur Depok Sleman, Selasa (6/3/2018) kemarin. Pil terlarang tersebut digunakan pelaku untuk konsumsi pribadi dan diberikan pada burung ocehannya. 

Kasat Narkoba Polresta Yogyakarta Kompol Sugeng Riyadi mengatakan tersangka VO diamankan di kawasan Tridadi Sleman pukul 02.00 WIB. Saat ditangkap, VO membawa 20  lembar pil Aprazolam dengan total 200 butir dan Riklona sebanyak 100 butir. 

“Saat dikembangkan di rumahnya tersangka ini mengaku menggunakan sendiri dan sebagian untuk obat burung ocehan. Jadi dia mengaku obatnya digiling dan dicampurkan pakan burung,” ungkapnya Kamis (8/3/2018). 

Dari pengakuan tersangka VO, polisi lantas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pengedar berinisial YBN di Condongcatur Depok Sleman. Dari tangan pengedar ini, polisi mendapatkan 280 butir pil yang berdasarkan pengakuan didapatkan dari Solo. 

“Sistemnya dia bukan pengecer, mengambil dari Solo dengan cara COD di Klaten, uang ditransfer Rp 2-3 juta dan COD barang. Dia ini mengaku ada resep dokter tapi tetap saja apa yang dilakukannya bertentangan dengan hukum,” tegasnya. 

Polisi pun tetap menyangkakan pasal KUHP untuk keduanya karena dianggap melanggar Undang-Undang nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika. “Kita sangkakan Pasal 62 jo pasal 60 ayat 4 untuk pemakainya ayat 5 dan pengedarnya ayat 4,” pungkas Sugeng. (Fxh) 

BERITA REKOMENDASI