Besar, Potensi Bisnis Kuliner di Yogya

YOGYA. KRJOGJA.com – Majelis Pemberdayaan Masyarakat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MPM PDM) Kota Yogyakarta mengadakan lomba membuat kue tradisional bagi ibu-ibu Aisyiyah di Lapangan Sebo Santi Samakan Kotagede Yogyakarta, Kamis (21/9/2017). 

Sejumlah kue tradisional yang telah diinovasi berhasil dibuat peserta lomba antara lain, lemper kacang ijo, wajik bakar, legomoro, putu ayu singkong ungu, bakwan tela, gempo dan lain-lain. 

Ketua MPM PDM Kota Yogya Ir Rusianto Wartono mengatakan, secara berkala pihaknya rutin mengadakan lomba membuat kue tradisional bagi ibu-ibu Aisyiyah. Selain melestarikan makanan tradisional, lomba bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat terutama para ibu. "Diharapkan setelah lomba, ibu-ibu ini punya bisnis kuliner, sehingga bisa membantu suami memperkuat ekonomi keluarga," terang Rusianto kepada KRjogja.com disela acara. Sebelum lomba, diadakan jalan sehat. 

Menurut Rusianto, kue yang dibuat perserta mempunyai keunikan sehingga diharapkan diminati pasar, contohnya lemper kacang ijo. Jika biasanya lemper berisi abon sapi atau serundeng, lemper yang ini berisi kacang ijo yang mempunyai cita rasa berbeda. "Kue tradisional ini kekunoan tapi punya selera kekinian," kata Rusianto.

Dikatakan, peluang bisnis kuliner di DIY sangat besar, dengan banyaknya pelajar dan mahasiswa. Apalagi kue-kue ini punya nilai tradisional, sehingga akan dicari para wisatawan yang sedang berkunjung. (Dev)

BERITA REKOMENDASI