BI DIY Ingatkan Perbankan ATM Jangan Kosong

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Bank Indonesia (BI) DIY telah meminta perbankan yang beroperasional di DIY agar meyakinkan agar stok uang tunai di Anjunga Tunai Mandiri (ATM) tercukupi alias tidak boleh ada yang kosong. Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen perbankan agar tetap bisa melayani kebutuhan uang masyarakat DIY selama masa tanggap darurat Covid-19 di DIY maupun bulan ramadan saat ini.

“Kami tetap bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan kewenangan, termasuk industri jasa keuangan khususnya perbankan di masa tanggap darurat Covid-19. Sistem Pembayaran di perbankan itu merupakan alat vital yang betul-betul sangat diperlukan saat ini,” kata Kepala Perwakilan BI DIY Hilman Tisnawan kepada KR di Kompleks Kepatihan, Rabu (29/04/2020).

Hilman menekankan peranan perbankan terutama dalam sistem pembayaran sangat diperlukan masyarakat saat ini, terutama untuk layanan digital atau online. Perbankan pun harus tetap menjaga ketersediaan pasokan uang tunainya yang ada di setiap ATM yang dimiliki. Setiap mesin ATM juga tetap harus mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Jika orang lain sudah banyak yang Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah, teman-teman perbankan justru tidak karena harus tetap melayani masyarakat. Bank-bank pun telah melakukan program restrukturisasi kepada debiturnya terutama yang terdampak Covid-19,” ujarnya.

Menurut Hilman, perbankan memang harus membantu supaya usaha debiturnya tetap berlangsung melalui skema restrukturisasi tersebut. Perbankan berkomitmen tetap bekerja melayani masyarakat agar tidak ada yang terkendala dengan layanan perbankan baik transaksi pembayaran, menabung dan sebagainya.

“Kami patau seluruh ATM di DIY tidak ada yang kosong saat ini, semua harus isi. Dalam rangka mendukung pencegahan penularan Covid-19, kami berupaya agar uang yang ada di ATM tersebut adalah Uang Laik Edar yang bersih. Uang yang ditarik di mesin ATM itupun sudah melalui proses karantina agar tidak menjadi salah satu media penyebaran virus Korona agar masyarakat tetap nyaman” paparnya.

Pemimpin BNI Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta Moh. Hisyam menegaskan BNI mendukung physical distancing guna memutus mata rantai penularan virus korona. Pelayanan perbankan dapat tetap dinikmati seluruh nasabah dan masyarakat yaitu dengan memanfaatkan electronic channel yang telah dikembangkan BNI. Teknologi diterapkan pada electronic channel BNI ini dapat menemani nasabah dan masyarakat untuk tetap dapat bertransaksi, bahkan 24 jam sehari selama tujuh hari dalam seminggu di rumah masing-masing.

“BNI menyiagakan layanan digitalnya yang memungkinkan transaksi terjadi tanpa interaksi langsung dengan pegawai bank. BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking dan ATM BNI dapat dimanfaatkan oleh nasabah selama 24 jam. Masyarakat yang membutuhkan layanan konsultasi kami siap di BNI Call Center,” pungkas Hisyam. (Ira)

BERITA REKOMENDASI