Biaya Perguruan Tinggi Picu Inflasi Kota Yogyakarta

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Kota Yogyakarta mengalami inflasi 0,18 persen pada Oktober 2019. Andil terbesar yang mendorong terjadi inflasi adalah biaya akademi/perguruan tinggi naik 5,31 persen. Tingkat inflasi tahun kalender pada Oktober 2019 terhadap Desember 2018 sebesar 1,98 persen dan tingkat inflasi dari tahun ke tahun pada Oktober 2019 terhadap Oktober 2018 sebesar 3,04 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Dr Heru Margono MSc mengatakan, perkembangan harga berbagai komoditas pada Oktober 2019 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Hasil pemantauan yang dilakukan BPS pada Oktober 2019, di Kota Yogyakarta terjadi inflasi 0,18 persen, atau terjadi kenaikan indeks Harga Konsumen(IHK) dari 134,18 pada September  2019  menjadi 134,42 pada Oktober 2019.

“Inflasi Oktober 2019 ini disebabkan naiknya indeks harga konsumen kelompok makanan jadi,  minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,24 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas,dan bahan bakar naik 0,21persen, kelompok sandang naik 0,29 persen, kelompok kesehatan naik 0,15 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga naik 1,41 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan naik 0,12 persen. Sedangkan kelompok bahan makanan turun sebesar 0,45 persen,” tutur Heru di kantornya, Jumat(1/11). (KR)

 

BERITA REKOMENDASI