BIN DIY “Sisir” Warga dan Santri Belum Tervaksin

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Intelijen Negara (BIN) bekerjasama dengan Pemkot Yogyakarta, Baznas dan Poltekes Kemenkes melakukan vaksinasi untuk santri dan warga, Kamis (16/9/2021). Lebih dari 550 kiyai, santri dan pedagang divaksin dengan sistem jemput bola untuk menciptakan kekebalan komunal.

Vaksinasi kiyai dan santri dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Luqmaniyyah Umbulharjo sementara vaksinasi pedagang dilaksanakan secara jemput bola di Pasar Sore Senthir kawasan Malioboro. Para peserta yang divaksin merupakan warga yang sebelumnya belum mengikuti vaksinasi yang diprogramkan pemerintah.

Buchori Muslim, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag DIY, mengatakan berdasar Data Kemenag DIY, ada 391 pondok pesantren dengan 40 ribu santri di mana 75 persen di antaranya sudah mendapat vaksinasi. Kemenag DIY nenargetkan seluruh santri mendapatkan vaksinasi dan dipastikan tidak ada penolakan dari pondok manapun di DIY.

“Terbanyak saat ini santri dari Kota Yogyakarta sudah 90 persen divaksin. Kami mendapat laporan sejak awal pandemi banuak yang terkonfirmasi Covid bahkan di DIY menyentuh ribuan. Namun saat ini sudah tak ada laporan masuk karena penanganan luar biasa lintas sektor. Covid bukan berarti telah tiada namun kita harus terus waspada, salah satunya dengan vaksin mengurangi keparahan ketika terpapar,” ungkap Buchori ketika membuka vaksinasi di Pondok Pesantren Al Luqmaniyyah.

Kabagops BIN DIY, Wahyu MW menambahkan pihaknya berupaya terus membantu mendorong kegiatan vaksinasi untuk warga masyarakat. BIN DIY sejak Juli lalu terus bergerak melakukan vaksinasi di pesantren, sekolah, door to door jemput bola pada warga.

BERITA REKOMENDASI