BKKBN Bersama BNPB, Jadi Garda Depan Penanganan Covid-19

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi garda depan penanganan Covid-19. Garda depan tersebut ada tiga pilar penting yakni mengatasi masalah kesehatan, mengedukasi masyarakat memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Tidak berkerumun (3M-1T).

Demikian diungkapkan DR (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K), Kepala BKKBN RI saat membuka Kegiatan Advokasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana) DIY di Auditorium LPP, Jalan Urip Sumoharjo, Gondokusuman Yogya, Sabtu (24/10/2020).

Tampak hadir dan memberi pengantar Dr Ukik Kusuma Kurniawan SKM MA (Kepala Perwakilan BKKBN DIY), Huda Tri Yudiana ST (Wakil Ketua DPRD DIY), Drs Kadarmanta Baskara Aji (Sekda DIY). Dalam kesempatan itu, dilakukan pula penyerahan sembako dan penempelan stiker secara simbolis di selebor becak kepada tukang becak dan masyarakat peserta Banggakencana.

Menurut Hasto Wardoyo, dalam pandemi Covid-19, masalah ekonomi (Health Economic Problem) menjadi perhatian. “Untuk mengatasi pandemi, dibutuhkan rapid test, swab, dan vaksin secara masif. Namun, terkendala, biaya dengan realita jumlah penduduk Indonesia yang besar. Harus digalakkan, tapi terkendala ekonomi,” ujarnya.

Masalah lain, soal pengobatan (medical problem). Yakni Mencegah kematian bagi penderita. Misalnya menggunakan terapi plasma darah. Ditegaskan Hasto Wardoyo, tugas BKKBN menyosialisasikan, dua anak itu lebih sehat dan bisa membangun keluarga yang berkualitas. Baik bagi ibu, maupun anak.

Bukan dua anak cukup, atau dua anak lebih baik, tapi dua anak lebih sehat. “Sebab dua anak cukup itu banyak mendapat kritik dari pegiat undang-undang hak reproduksi,” ucapnya.

Untuk itulah Kampung KB telah diubah dari Kampung Keluarga Berencana menjadi Kampung Keluarga Berkualitas. Sedangkan Dr Ukik Kusuma Kurniawan SKM MA dalam sambutan antara lain mengatakan, advokasi Banggakencana bertujuan meningkatkan komitmen pemangku kepentingan, penentu kebijakan di DIY terhadap program Banggakencana di masa pandemi Covid-19.

Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya, pencegahan, penyebaran dan penanganan Covid-19. Meningkatkan peran serta mitra kerja dalam proses advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi program Banggakencana pada masa pandemi Covid-19. (Jay)

BERITA REKOMENDASI